<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924</id><updated>2012-02-16T03:30:36.330-08:00</updated><category term='Ekonomi'/><category term='Skin'/><category term='Tax'/><category term='Gelar'/><category term='KewirausahaaN'/><category term='Icon'/><category term='Kasus KAP'/><category term='Opini'/><category term='Kampus'/><category term='My days'/><category term='Tutorial'/><category term='Batak'/><category term='Blog'/><category term='accounting'/><title type='text'>My thought My opinion</title><subtitle type='html'>This Irvan blog's, i just tried to write what i like, i know, and post everything that pop in my head.... Leave ur comment Cheers...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-6560417658848919260</id><published>2010-06-24T23:51:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:18:54.064-07:00</updated><title type='text'>Readmore Testing....</title><content type='html'>Tes, dicoba dicoba&lt;br /&gt;bagian ini adalah yg menjadi header di blog, sehingga hanya menampilkan bagian atasnya saja, kalo penasaran maka anda perlu klik readmore, atau kata "Selanjutnya"&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tes&lt;br /&gt;ini bagian lengkapnya&lt;br /&gt;anda bisa membaca tulisan ini secara utuh&lt;br /&gt;semoga percobaan ini berjalan lancar&lt;br /&gt;testing testing&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-6560417658848919260?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/6560417658848919260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=6560417658848919260&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/6560417658848919260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/6560417658848919260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2010/06/tes-dicoba-dicoba-bagian-ini-adalah-yg.html' title='Readmore Testing....'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-4428847904187871875</id><published>2008-06-02T00:36:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:28:09.062-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus KAP'/><title type='text'>AOL Merugi, KPMG Digugat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dari &lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0301/31/LN/107266.htm"&gt;http://www2.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jumat, 31 Januari 2003&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New York, Kamis - Perusahaan media terbesar di dunia America Online (AOL) Time Warner, mencatatkan kerugian tahunan yang terbesar dalam sejarah bisnis di AS, yakni mendekati 100 milyar dollar AS pada tahun 2002. AOL Time Warner juga diharuskan menghapusbukukan (write-off) nilai asetnya sebesar 45 milyar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Write-off merupakan langkah yang lazim dilakukan pada perusahaan untuk membersihkan keuangan dari aset-aset yang relatif tidak memiliki nilai atau tidak berharga lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AOL Time Warner sekaligus mengumumkan pengunduran Wakil Ketua, Ted Turner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ted Turner adalah pendiri CNN, yang menjual Time Warner ke AOL dan menjabat sebagai Wakil Ketua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan Januari 2002 ini, Ketua AOL Time Warner, Steve Case juga sudah mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AOL melaporkan kerugian, persisnya 98,7 milyar dollar AS, setelah mencatatkan kerugian sebesar 44,9 milyar dollar AS pada tiga bulan terakhir tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian besar diderita divisi bisnis internet America Online, karena biaya yang lebih besar ketimbang pemasukan. AOL Time Warner merupakan gabungan dari AOL dan Time Warner, dan sebelumnya dinilai merupakan merger terbesar dalam sejarah bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AOL Time Warner juga digugat Komisi Pasar Modal AS (Securities and Exchange Commission/SEC) karena diduga menyembunyikan kerugian dan malah menyatakan keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian AOL Time Warner, juga merupakan buah dari ambisi dan kepercayaan berlebihan di akhir dekade 1990-an, bahwa bisnis lewat internet adalah bisnis yang sangat menjanjikan, yang ternyata tidak terbukti sampai sejauh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu perusahaan yang bergerak di bidang konsultan dan akuntansi, KPMG, digugat oleh SEC. KPMG pernah terkenal di Indonesia saat skandal Bank Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEC menuduh KPMG-yang juga memiliki bisnis di Indonesia-sebagai melakukan pemalsuan atas hasil-hasil audit atas keuangan Xerox, perusahaan yang memiliki bisnis di bidang fotokopi dan peralatan perkantoran. Pemalsuan keuangan itu berlangsung pada periode 1997--2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPMG dituduh melakukan manipulasi keuangan Xerox lewat permainan akuntansi, sehingga menutupi sekitar 3 milyar dollar AS kerugian Xerox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan April tahun 2002 lalu, Xerox setuju membayar denda 10 juta dollar AS karena memberikan pernyataan palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPMG membantah tuduhan SEC dan menuduh SEC terlalu berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, KPMG memilih penyelesaian masalah itu lewat jalur non-pengadilan. Selain menggugat KPMG, SEC juga menggugat empat rekanan KPMG. (REUTERS/AFP/MON)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-4428847904187871875?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/4428847904187871875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=4428847904187871875&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4428847904187871875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4428847904187871875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/06/aol-merugi-kpmg-digugat.html' title='AOL Merugi, KPMG Digugat'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-6750656036843066421</id><published>2008-06-01T23:40:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:22:43.124-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus KAP'/><title type='text'>Pertarungan Auditor Firm dalam Kasus Telkom (1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari http://rzagana.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;SEC Tak Menyanggah Interpretasi Eddy Pianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PricewaterHouseCoopers (PwC) hampir merampungkan review atas Laporan Keuangan (LK) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) 2002, setelah hasil kerja auditor sebelumnya, Kantor Akuntan Publik (KAP) Eddy Pianto Simon, ditolak oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (US SEC). “Mudah-mudahan selesai sesuai target, pertengahan September ini,” kata Arief Ariman, Ketua Komite Audit Telkom kepada Investor Indonesia di Jakarta, pekan lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eddy Pianto, cuek saja. Sejak Bapepam AS menolak hasil auditnya terhadap LK Telkom, ia lebih banyak berada di luar negeri. Anak buahnya yang berkantor di Muara Karang, Jakarta tidak tahu, apa yang dikerjakan Eddy di Australia. Sekondannya, eksekutif PT Moores Rowland Indonesia (d/h PT Grant Thornton Indonesia), mulai bingung.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak tau deh, kenapa Eddy sering banget ke Australia. Seharusnya, dia memperjuangkan nama baiknya yang sudah tercemar akibat kasus Telkom ini. Kan, dia sudah mengirim pengaduan ke IAI (Ikatan Akuntan Indonesia, red),” kata seorang eksekutif PT MRI. “Buat kita sih, nothing to loose. Karena partner kita sekarang kan bukan dia lagi, tetapi KAP Jimmy Budi,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, pada 16 Juli lalu, Eddy mengirim surat ke Ketua IAI, Achmadi Hadibroto. Surat itu perihal “Pengaduan atas perlakuan tidak sehat yang diterima KAP Drs Eddy Pianto (EP) dari KAP Drs Hadi Sutanto (HP)”. Nama KAP yang disebut terakhir tak lain adalah partner PwC, sedangkan EP–ketika itu adalah partner Grant Thornton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat setebal lima halaman itu, Eddy menjlentrehkan kronologi kasus yang membuat namanya tercemar. “...kami, EP telah menjadi pihak yang mengalami kerugian, baik moril maupun materil yang diakibatkan, baik langsung maupun tidak langsung akibat penolakan (LK Telkom 2002 oleh US SEC, red) tersebut,” tulis Eddy tentang perlakuan tidak sehat HS itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang akuntan senior membisikkan kepada Investor Indonesia, “bung, (kasus Telkom) ini pertarungan antara dua KAP besar.” Siapa lagi yang dimaksud, kalau bukan antara Grant Thornton (GT) dengan PwC. GT adalah auditor firm masuk dalam jajaran nomor tujuh dunia. Sedangkan, PwC masuk dalam jajaran the big four.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukar-menukar Dokumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, ketika menerima penugasan sebagai auditor PT Telkom (2002), tak ada persoalan yang dialami EP. Termasuk dengan HS, yang pada saat bersamaan menjadi auditor PT Tekomsel (anak perusahaan Telkom). Pada Januari dan Februari 2003, kedua belah pihak saling komunikasi, dan tukar-menukar dokumen. EP mengirimkan Audit Instructions kepada HS. Sebaliknya, HS mengirimkan laporan-laporan yang diminta EP sesuai Audit Instructions. HS juga mengirim dokumen yang menyatakan, sebagai auditor Telkomsel, HS independen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 17 Maret 2003, EP memberi tahu HS bahwa laporan audit Telkom akan dikeluarkan pada 25 Maret 2003. EP menyatakan akan melakukan reference terhadap hasil audit Telkomsel. Disinilah, hubungan EP dan HS kelihatan tidak sehat. Menjawab surat EP itu, HS menyatakan, tidak memberi izin kepada EP untuk me-refer hasil auditnya atas Telkomsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, pada 25 Maret 2003, HS mengirimkan copy audit report Telkomsel untuk dikonsolidasikan ke LK Telkom. Dalam surat pengantarnya, HS menyatakan, “At the date of this letter, we fully stand behind our opinion as far as they relate to the financial statements of Telkomsel for the year ended December 31, 2002.” Pada surat tersebut, HS sama sekali tidak menyebut kata-kata yang tidak mengizinkan EP menggunakan hasil auditnya atas Telkomsel sebagai acuan dalam LK Telkom konsolidasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada tanggal 31 Maret, HS kembali menegaskan surat tanggal 24 Maret. HS juga mengirim surat yang bernada sama kepada Presiden Komisaris dan Ketua Komite Audit Telkomsel, pada 9 April. “AU 543 para 10 (c) (i) also makes it clear that the principal auditor (KAP Eddy Pianto, red) should have our permission before referring to our audit report on PT Telkomsel in their own audit report on Telkom,” tulis HS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah Tafsir atas AU 543&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal surat-surat tersebut, kepada Ketua IAI, Eddy memberi dua catatan. Pertama, HS melakukan miss-interpretation atas United State Auditing Standard AU 543 (AU 543), yakni para 10 (c) (i), yang menjadi dasar penolakan HS memberi izin kepada EP. Aturan SEC itu berbunyi, (10) Whether or not the principal auditor decides to make reference to the audit of the other auditor, he should make inquiries.... These inquiries and other measures may include such as the following: (c) Ascertain through communication with the other auditor: (i) that he is aware that the financial statements of the components he is auditing are to be included in the financial statements on which the principal auditor will report and that the other auditors report will be relied upon (and referred to) by the principal auditor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, kata Eddy, AU 543 sebenarnya memperbolehkan EP untuk mengacu kepada opini HS tanpa perlu izin. “Kami mempunyai keyakinan bahwa HS telah menginterpretasikan AU 543 secara keliru, yang mengakibatkan keputusan SEC yang merugikan Telkom,” kata Eddy. AU 543, seperti halnya Standar Pemeriksaan Akuntan Publik (PSA 543), tidak mengharuskan EP minta izin, melainkan cukup mengkomunikasikannya saja. Izin dari auditor perusahaan anak dibutuhkan, bilamana nama auditor dicantumkan dalam LK konsolidasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, HS dalam suratnya tanggal 31 Maret, mencampuradukkan antara “izin agar EP dapat mengacu pekerjaan HS” dengan “izin agar Telkom dapat memasukkan opini HS di dalam laporan 20-F”. Dalam surat tanggal 31 Maret, HS menyatakan, izin tersebut berhubungan dengan laporan Form 20-F. Padahal, akuntan tahu, izin untuk Form 20-F seharusnya ditujukan kepada manajemen Telkom, bukan kepada auditornya, EP. Kenapa surat tertanggal 31 Maret itu ditujukan kepada EP, kalau bukan memberi izin kepada EP untuk menggunakan hasil audit HS sebagai acuan dalam memberikan opini pada LK Telkom 2002 (audited)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, karena surat HS tanggal 24 Maret –yang menolak memberi izin-- itulah, pada 5 Juni, SEC mengirim surat kepada manajemen Telkom. Isinya, antara lain menyatakan, karena tidak ada izin dari HS, seharusnya EP melakukan qualifikasi atau disclaimer terhadap LK Telkom 2002. SEC juga menyatakan, EP tidak mendemonstrasikan kompetensinya dalam menerapkan US GAAS. Karena alasan itu, SEC menolak laporan Form 20-F.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan SEC itu membuat Eddy dan partnernya Grant Thornton Indonesia bingung. Karena, sebelum mengirim surat ke manajemen Telkom itu, SEC sudah minta dilakukan credentialling review terhadap EP, pada 22 Mei. Heinz &amp;amp; Associates LLP dari Denver, Colorado, AS ditunjuk sebagai pelaksana. Dan, Heinz berkesimpulan: “We found the firm’s (KAP Eddy Pianto) conclusion in connection with this matter (US GAAS AU Section 543) to have merit and generally consistent with practices we have observed by other auditing firm.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konspirasi Tingkat Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang kemudian menyiratkan ada konspirasi tingkat tinggi dalam kasus Telkom ini, yang melibatkan pejabat SEC dan pejabat PwC. Apalagi, kemudian diketahui, Telkom akhirnya menunjuk PwC untuk melakukan review atas audit yang dilakukan EP. Pejabat SEC yang menangani Telkom adalah Craig C. Olinger, Deputy Chief Accountant SEC. Dia adalah bekas anak buah Wayne Carnall, yang kini menjadi Senior Executive PwC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Eddy tidak peduli dengan sinyalemen itu. Pada 21 Juni 2003, Eddy mengirim surat ke SEC untuk menjelaskan interpretasi yang benar atas AU 543. Pada 25 Juni, Eddy melanjutkan teleconference dengan SEC. Dalam teleconference itu, tidak ada sanggahan dari SEC mengenai interpretasi Eddy atas AU 543. Tetapi SEC kadung menolak laporan Form 20-F Telkom, dan manajemen Telkom sudah terlanjur menyatakan, (pada 11 Juni) LK Telkom 2002 sebagai unaudited, serta menunjuk PwC (HS) sebagai auditor untuk me-review LK Telkom 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jalan terakhir, pada 16 Juli mengadu ke IAI. “Kejadian itu juga telah merusak nama baik EP dan secara serius dapat mengganggu kelangsungan usaha EP,” kata Eddy. Eddy berharap IAI meneliti kasus ini, dan minta IAI menghukum HS, bila kelak terbukti salah. Yakni merehabilitasi nama EP, termasuk mengumumkan ke media massa nasional, ke Ditjen Lembaga Keuangan, dan Bapepam. Lalu, apa tanggapan pihak IAI dan Bapepam –juga mendapat tembusan surat EP ke IAI-- yang telah mensuspen KAP Eddy Pianto?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korespondensi antar KAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Januari 2003: EP mengirim Audit Instructions kepada HS, yang mencakup ketentuan-ketentuan AU 543 atau PSA 543. HS memberi konfirmasi tertulis bahwa Audit Instructions telah diterima;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Februari 2003: HS mengirimkan laporan yang diminta EP sesuai Audit Instructions, termasuk dokumen yang menyatakan bahwa HS independen;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Maret 2003: EP mengirim surat ke HS akan melakukan reference terhadap audit yang dilakukan HS di Telkomsel. Laporan audit (Telkom) direncanakan keluar pada tanggal 25 Maret 2003;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Maret 2003: HS membalas surat ke EP 17 Maret 2003. HS menyatakan, tidak memberi izin kepada EP untuk menggunakan opininya atas LK 2002 (audited) Telkomsel untuk dijadikan acuan dalam LK 2002 (audited) Telkom;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Maret 2003: HS mengirimkan copy dari audit report Telkomsel untuk dikonsolidasikan ke Telkom. Dalam surat pengantarnya, HS menyatakan, “At the date of this letter, we fully stand behind our opinion as far as they relate to the financial statements of Telkomsel for the year ended December 31, 2002.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Maret 2003: HS kembali mengingatkan EP bahwa HS tidak mengizinkan EP menggunakan opini atas LK 2002 (audited) Telkomsel dalam Form 20 F dari LK Telkom 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 April 2003: HS mengirim surat ke Preskom dan Ketua Komite Audit Telkomsel, menjelaskan keputusannya tidak memberi izin kepada EP menggunakan opini audit LK 2002 Telkomsel. Bahwa tindakan itu telah sesuai dengan AU 543.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 22 Mei 2003: SEC menyetujui dilakukannya credentialling review terhadap EP sehubungan pelaksanaan AU 543. Heinz &amp;amp; Associates LLP dari Denver, Colorado, AS ditunjuk sebagai pelaksana.. Kesimpulan Heinz &amp;amp; Associates LLP adalah: “We found the firm’s (KAP Eddy Pianto) conclusion in connection with this matter (US GAAS AU Section 543) to have merit and generally consistent with practices we have observed by other auditing firm.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Juni 2003: SEC mengirim surat kepada Telkom. SEC menyatakan, EP tidak mendemonstrasikan kompetensinya dalam menerapkan US GAAS, dan karenanya SEC menolak laporan 20-F Telkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Juni 2003: EP mengirim surat ke SEC untuk menjelaskan mengenai interpretasi yang benar atas AU 543.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 25 Juni 2003: EP melakukan teleconference dengan SEC, juga untuk menjelaskan mengenai interpretasi yang benar atas AU 543. Dalam diskusi itu, tidak ada sanggahan dari SEC mengenai interpretasi yang disampaikan Eddy Pianto.&lt;br /&gt;(rizagana/mangku)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di Harian Investor Indonesia pada 7 September 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title"&gt;      Pertarungan Auditor Firm dalam Kasus Telkom (2/habis)        &lt;/h3&gt;                  &lt;p&gt;       &lt;/p&gt;&lt;strong&gt;HS Sudah Klarifikasi ke BP2AP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sikap bodoh, bila mempercayai akuntan dari luar negeri sebagai yang nomor satu kualifkasinya. Sebab, mereka juga tidak bersih dari tindakan merekayasa laporan keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, kira-kira kalimat yang diucapkan Presiden Megawati Soekarnoputri saat membuka Kongres IX Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Jakarta, September, tahun lalu. Semua tahu, skandal laporan keuangan paling spektakuler terjadi di Amerika Serikat (AS), negara yang dikenal sangat menjunjung tinggi keterbukaan, mengagungkan transparansi, dan memosisikan diri sebagai kampiun good corporate governance. Sebut saja kasus Enron, Tyco, Dynegy, WorldCom, Xerox, Merck, dan beberapa kasus lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erry Riyana Hardjapamekas, pengurus teras IAI, dalam sebuah tulisannya di Majalah Tempo, beberapa waktu lalu, berpendapat: “sulit dipercaya bahwa kejadian (di AS, red) itu merupakan kealpaan prosedur audit, apalagi kekeliruan teknis pembukuan. Sangat kuat persepsi publik bahwa skandal itu merupakan buah dari sebuah desain yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang cerdas dengan pengetahuan dan ketrampilan tingkat tinggi, tentu dengan semangat kolusi berjamaah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, kata Erry, skandal (yang terjadi di AS, dan mungkin yang terjadi di Indonesia) itu bukan lagi sebuah kecelakaan bisnis, melainkan salah satu perwujudan keserakahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Telkom, tentu tidak sama dengan Enron dan skandal akuntansi di AS lainnya. Dari surat pengaduan KAP Eddy Pianto kepada IAI tentang perlakuan tidak sehat dari KAP Hadi Sutanto (PwC), bukanlah skandal rekayasa laporan keuangan. Tetapi, apakah kasus perseteruan dua KAP yang mengaudit Telkom itu merupakan salah satu perwujudan keserakahan, seperti ditulis Erry Riyana, pengurus IAI, itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, bagi Eddy, perlakuan tidak sehat dari KAP Hadi Sutanto (HS) bukan hanya merugikan Telkom dan namanya, tetapi juga menyangkut kelangsungan usahanya, KAP Eddy Pianto (EP). Ini pula yang dituntut Eddy kepada organisasi profesi, IAI. Yakni, demi membersihkan namanya, bukan hanya kepada Bapepam, DJLK dan perusahaan yang bakal menggunakan jasa auditnya, tetapi kepada masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menunggu BP2AP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir dua bulan, Eddy Pianto mengirimkan surat pengaduan ke organisasi yang membawahi profesi akuntan, IAI, itu. Achmadi Hadibroto, Ketua Umum IAI menyerahkan penyelesaian masalah pengaduan KAP Eddy Pianto (EP) sepenuhnya kepada BP2AP (Badan Peradilan dan Pemeriksaan Akuntan Publik). “Kalau ada perselisihan profesi menjadi wewenang BP2AP,” kata Achmadi, yang sebelum menjadi ketua umum IAI sempat memimpin BP2AP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusdi Daryono, ketua BP2AP, mengatakan, lembaganya tengah menangani pengaduan EP tersebut. Pihaknya kini masih mempelajari, dan mengumumpulkan informasi, untuk kemudian membahasnya. “Pihak KAP Hadi Sutanto (PwC) sudah memberikan klarifikasi kepada kita,” kata Rusdi, yang juga akuntan dari KAP Hans Tuanakotta &amp;amp; Mustofa (partner Deloitte Touche Tohmatsu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya Rusdi tidak menjelaskan isi klarifikasi dari HS itu. Ia juga belum bisa memberikan gambaran yang lengkap tentang kasus perseteruan antara dua KAP, yang menjadi anggota IAI itu. Karena itu, kata Rusdi, penanganan masalah tersebut kemungkinan agak lambat. Bukan hanya soal kasusnya, tetapi juga perlu memanggil kedua belah pihak yang berseteru, untuk kemudian dilakukan pengkajian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hariyanto Sahari, Senior Partner HS, setelah berkali-kali dihuubngi dan ditemui Investor Indonesia akhirnya mau juga buka suara. “Kita sudah berikan klarifikasi mengenai pengaduan tersebut kepada BP2AP,” kata Hariyanto. Sayangnya, Hariyanto yang memang menangani laporan keuangan Telkomsel, anak perusahaan Telkom, dan tugas me-review laporan keuangan Telkom 2002, tidak menyebutkan, klarifikasi macam apa yang diberikan kepada BP2AP. Sehingga tidak diperoleh jawaban dari HS tentang semua tuduhan Eddy dalam surat pengaduannya kepada IAI pada 16 Juli lalu (tulisan pertama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hariyanto, pengaduan sesama anggota IAI sebagai hal yang lumrah. “Hal tersebut boleh saja dilakukan antara sesama akuntan anggota IAI,” katanya. Dan, penyelesaiannya kini sudah di tangan BP2AP. “Saat ini, kita masih menunggu tanggapan IAI (BP2AP, red) mengenai klarifikasi yang sudah diberikan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Rusdi Daryono, ketua BP2AP belum bisa memastikan dan belum memiliki gambaran, kapan kasus ini bakal selesai. Yang jelas, lanjut Rusdi, BP2AP berusaha untuk sesegera mungkin menyelesaikan kasus ini. Kemudian, hasilnya diserahkan ke kompartemen Akuntan Publik di IAI. “Nanti, hasilnya akan diumumkan di kompartemen IAI,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Majelis Kehormatan IAI, Kanaka Puradiredja masih menunggu hasil pemeriksaan BP2AP terkait pengaduan EP. Ia belum tahu secara persis isi pengaduan salah satu anggotanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pemeriksaan BP2AP, menurut Kanaka, sangat penting, karena akan menjadi acuan bagi lembaga lain, seperti Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) dan Direktorat Pembinaan Akuntan Publik dan Jasa Penilai, Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK), Departemen Keuangan (Depkeu) mengambil keputusan. Kedua lembaga itu memang berwenang mengawasi akuntan publik. “Sebaiknya kedua lembaga itu menunggu hasil pemeriksaan organisasi profesi, agar tidak terjadi tumpang tindih,” kata Kanaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bapepam Terus Periksa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham Bastari, Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyidikan (PP) Bapepam berpendapat, antara IAI, DJLK Depkeu serta Bapepam tidak saling terkait. “Kalau etika antar profesi tentu arahnya ke IAI,” kata Abraham. DJLK adalah lembaga yang bertugas melakukan pembinaan terhadap akuntan publik yang beroperasi di Indonesia. DJLK-lah yang akan mencermati proses audit yang dilakukan kantor akuntan publik yang sudah terdaftar, seperti EP. Sementara Bapepam melakukan pengawasan, khususnya yang berkaitan dengan pelanggaran di bidang pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi pemeriksaan terhadap KAP Eddy Pianto jalan terus, meski ada surat Eddy Pianto yang mengadukan PwC kepada IAI,” kata Abraham. Seperti diketahui, ketika kasus laporan keuangan Telkom ditolak SEC, Bapepam langsung menghentikan sementara kegiatan KAP Eddy Pianto --yang sudah terdaftar di Bapepam-- untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia. Setelah disuspen, Bapepam baru melakukan pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Abraham, langkah EP mengadukan HP (partner PwC) ke IAI tidak terkait dengan pelaksanaan atau pelanggaran di bidang pasar modal. “Pengaduan itu adalah masalah (kode etik) profesi,” tegasnya. Sedangkan yang sedang diteliti dan diperiksa Bapepam adalah berkaitan dengan kompetensi EP mengaudit Telkom, perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, masih kata Abraham, Bapepam akan mengakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan IAI dan DJLK. Biro PP sudah menyurati DJLK dan IAI dalam upaya mengumpulkan informasi. “Kita kumpulkan semua informasi yang terkait dengan Eddy Pianto,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eddy Pianto sangat berharap kasusnya segera diselesaikan, baik di Bapepam maupun di IAI, karena menyangkut kelangsungan usaha bisnisnya. Publik juga berharap, IAI dan Bapepam bisa menuntaskan kasus ini segera. Bukan hanya menyangkut KAP Eddy Pianto dan KAP Hadi Sutanto, melainkan profesi akuntan, yang –kata Erry Riyana Hardjapamekas dalam kolomnya di Majalah Tempo beberapa waktu lalu— nyawanya adalah kepercayaan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermodal kepercayaan publik itulah, akuntan publik diberi “hak istimewa” untuk melakukan fungsi atestasi (pengecekan). Atas nama kepercayaan publik pula, mereka berhak menerima bayaran, sebagai imbalan atas independensi, obyektivitas, dan kompetensi profesionalnya. Maka hak hidup akuntan publik harus hilang, dan hak atas imbalan itu menjadi haram, ketika mereka kehilangan independensi, obyektivitas, apalagi profesionalismenya. &lt;strong&gt;(rizagana/emir/mangku)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di Harian Investor Indonesia pada 8 September 2003&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-6750656036843066421?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/6750656036843066421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=6750656036843066421&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/6750656036843066421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/6750656036843066421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/06/pertarungan-auditor-firm-dalam-kasus.html' title='Pertarungan Auditor Firm dalam Kasus Telkom (1)'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-1836574737352618068</id><published>2008-06-01T23:14:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:21:56.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tax'/><title type='text'>Mendirikan Perusahaan di Cayman Islands (1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://rzagana.blogspot.com/2002_09_01_archive.html"&gt;http://rzagana.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;                  &lt;p&gt;       &lt;/p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Dari Indonesia yang Terbanyak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotel Grand Hyatt, lantai 22. Ada sebuah ruang Club Grand. Di salah satu pojok coffee shop itu, enam orang sedang asyik berbincang-bincang dalam bahasa Inggris. Diskusi sambil tertawa. “An offshore company is exempt from taxes…,” kata Stella Pe, salah seorang peserta “diskusi” terbatas itu. Rekannya, Andy Pe menimpali sekaligus menegaskan tentang pentingnya perusahaan maupun individu melakukan perlindungan terhadap aset dan kekayaannya. Bukan dengan cara melanggar peraturan perundang-undangan (hukum), tetapi dengan menyiasatinya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stella Pe adalah salah seorang profesional Allen &amp;amp; Bryans (A&amp;amp;B), perusahaan jasa keuangan yang bermarkas di Singapura. Perusahaan yang 100 persen sahamnya dikuasai First Pacific Holdings Group Inggris ini sedang melebarkan sayap untuk memberikan jasa konsultansi ke beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Sedang Andy Pe adalah regional marketing manager A&amp;amp;B. Mereka berdua mendapat tugas khusus untuk menggaet klien dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempermudah operasinya, A&amp;amp;B sebelumnya memasang iklan di media massa ibukota tentang jasa yang mereka tawarkan. “Perusahaan Bebas Pajak di Luar Negeri dan Singapura. Seperti di BVI (British Virgin Islands), Samoa, Bahamas, Cayman Islands dan Singapura. Kami telah berpengalaman selama lebih dari 12 tahun dalam: Perencanaan Pajak, Pendirian Perusahaan, Pengelolaan Harta, Urusan Perbankan luar negeri, Rahasia Keuangan. Konsultasi Gratis di Grand Hyatt, Jakarta ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan tersebut dilengkapi dengan nomor telepon seluler dan nomor telepon markas mereka di negri Singa berikut nomor faksimili. Untuk mengetahui lebih detil tentang jasa yang ditawarkan, mereka siap menerima konsultansi secara gratis di hotel bintang lima itu. Mereka juga memberikan kontak person yang khusus stand by di Jakarta. “Ada yang bisa saya bantu,” kata Dicky, salah satu staf mereka yang di Jakarta. Kebetulan, waktu itu, ia sedang berada di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, Dicky dengan antusias menawarkan sebuah janji pertemuan di hotel bintang lima itu. Kebetulan, saat itu, dua orang kepercayaan A&amp;amp;B sedang berada di Jakarta untuk keperluan memberikan jasa konsultasi. Itulah Stella dan Andy. “Ok, kita ketemu sore ini,” kata Stella ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemui Stella dan Andy memang tidak sukar. Tetapi jadwalnya teramat padat. Maklum, yang berminat konsultasi cukup banyak, sementara waktu yang tersedia terlalu sempit. Dan mereka sudah booking sejak sebulan lalu. Menurut dia, kedatangan mereka ke Jakarta hanya sebulan sekali. “Itu pun paling banter dua hari. Tergantung request,” katanya. Biasanya, peminat sudah lebih dulu membuat appointment dan semua itu diatur sedemikian rupa agar tidak bentrok satu sama lain. Dan, biasanya para peminat itu minta identitas mereka dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terbanyak dari Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ketika Investor Indonesia menanyakan sudah berapa banyak klien yang berasal dari Indonesia, baik Stella maupun Andy, tak bersedia menyebutnya. “Maaf, ini konfidensial,” kata Stella. Angka saja rahasia, apalagi menyebut nama-nama yang akan, sedang atau sudah menjadi kliennya. Yang jelas, lanjut Stella, para pengusaha Indonesia amat antusias dengan tawaran jasa konsultansi dari A&amp;amp;B. Klien A&amp;amp;B adalah end-users dan perusahaan-perusahaan konsultan profesional. “Komposisinya fifty-fifty-lah,” kata Stella. End-users, lanjut dia, mencakup individu yang sangat kaya, pengusaha, wiraswastawan, UKM (Usaha Kecil dan Menengah), bahkan konglomerat dan MNC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Klien kami adalah dari Indonesia (40%), AS (20%), Kanada (15%), Inggris, Jerman, Prancis &amp;amp; Rusia (15%) dan bagian-bagian lain di Asia, seperti Hongkong, Vietnam dan China (10%),” kata Stella. Industri yang ditangani menyebar mulai dari importir, eksportir, pedagang, manufaktur, konsultan, e-bisnis, perancang, profesional IT, bisnis hiburan dan banyak lagi. Lainnya termasuk para pemegang hak lisensi, hak perangkat lunak, franchise, hak penggandaan dan paten. Klien A&amp;amp;B termasuk pula para investor saham atau real estat, pemilik kapal, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebarnya klien A&amp;amp;B ini tidak terlepas dari jasa-jasa yang diberikan, termasuk jasa-jasa spesialis yang diberikan kepada perusahaan konsultasi. “Mereka kemudian menjual kembali jasa kami kepada klien mereka. Ini termasuk firma hukum dan kantor akunting di Indonesia, Singapura, Malaysia, Hongkong dan juga perusahaan-perusahaan konsultan internasional,” lanjut Stella. Selain itu, A&amp;amp;B juga konsultan spesialis pajak dan korporat untuk vendor-vendor besar luar negeri sampai konglomerat lokal. A&amp;amp;B membantu para vendor ini menyusun kontrak-kontrak mereka dengan Singapura untuk menghindari dan meminimalkan pajak dan pendapatan pajak internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A&amp;amp;B adalah perusahaan yang sudah 10 tahun lebih berpengalaman di bidang jasa ini. Langkah ekspansi dengan menawarkan jasanya secara langsung ke Indonesia, Jakarta khususnya, sudah dirintis sejak tiga tahun lalu. Pada awalnya A&amp;amp;B memang belum memasang iklan di media massa Indonesia. “Baru-baru ini saja kita mengiklankan diri di media massa Jakarta. Sebulan lalu-lah,” katanya. Hasilnya memang cukup fantastis. Sejak iklan dipasang, banyak yang menelpon untuk minta informasi. Tak sedikit pula yang kemudian minta waktu untuk konsultasi gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menawarkan konsultasi gratis di Jakarta, A&amp;amp;B juga mulai merambah ke Surabaya dan Medan. “Ini yang pertama kali, kami masuk Surabaya dan Medan. Tapi, karena kliennya belum begitu banyak, saat ini kami minta mereka yang dari luar kota untuk datang ke Jakarta saja dan ketemu di Grand Hyatt,” kata Andy. Peminat dari Surabaya dan Medan belum sebanyak Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanyakan tentang kemungkinan A&amp;amp;B membuka kantor cabang atau representative office di Jakarta, baik Andy maupun Stella menyatakan, peluang ke arah itu tidak tertutup. Apa yang dilakukan A&amp;amp;B sekarang dengan bertandang ke Jakarta sekali sebulan merupakan embrio dari rencana besar perusahaan accounting firm yang bermarkas di Singapura ini. “Sampai saat ini, A&amp;amp;B belum memiliki kantor cabang di luar Singapura. Tapi kami memiliki klien dari banyak negara,” katanya. &lt;strong&gt;(rizagana dan iwan subarkah)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di Harian Investor Indonesia pada 18 September 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title"&gt;      Mendirikan Perusahaan di Cayman Islands (2-Habis)        &lt;/h3&gt;                  &lt;p&gt;       &lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Biayanya Cuma 2.500 Dolar AS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edward Soerjadjaja, pengusaha yang lama mangkal di Singapura, tak terkejut saat diinformasikan bahwa di Jakarta sekarang banyak bertebaran perusahaan jasa maupun kantor auditor dan pengacara yang menyediakan jasa konsultasi pendirian perusahaan di luar negeri (offshore company), baik di Cayman Islands atau British Virgin Islands (BVI). “Itu mah dari dulu. Di Singapura, bahkan ada ratusan perusahaan konsultan semacam itu,” kata bekas bos Group Summa itu kepada Investor Indonesia melalui telepon selulernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sulit mendirikan sebuah perusahaan di negara-negara yang menerapkan sistem bebas pajak semacam Cayman Islands atau BVI. “Nggak sampai seminggu sudah jadi perusahaannya. Gampang, asal kita mau saja,” kata putra taipan William Soerjadjaja ini. Seorang pengacara yang dihubungi Investor Indonesia juga membenarkan ucapan Edward. “Emang gampang. Sebenarnya bisa selesai dalam tiga hari, bahkan ada yang instant. Biayanya juga cuma antara 2.500 sampai 3.000 dolar AS per perusahaan,” kata pengacara kondang yang enggan disebut jati dirinya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instant artinya tinggal mengisi nama perusahaan, dan menyetor uang sebagai fee, maka offshore company (OC) yang diharapkan sudah di tangan. Biaya segitu, kata pengacara tadi, adalah biaya fee dan biaya-biaya lain, seperti modal setor perusahaan, kantor virtual atau registered office, lengkap dengan biaya menyewa PO Box di negara tempat OC didirikan sebagai alamat resmi perusahaan . “Semua akan diurus oleh konsultan, termasuk pendaftaran perusahaan kita ke pemerintah setempat. Kita tinggal menandatangani transfer form, dan cukup dikirimkan lewat faksimili. Setelah itu, kita sah menggunakan perusahaan itu untuk apa saja,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara yang tergabung dalam kantor pengacara kondang ini sudah lama menekuni bisnis macam itu, sejak 1995. Tetapi pada 2000 lalu, ia tidak lagi menggeluti bisnis ini, karena pekerjaannya mendampingi klien makin mbludak. “Tapi, kalau ada yang mau dan minta bantuan gue, kenapa ditolak,” katanya. Kantor pengacara, kantor auditor atau perusahaan jasa keuangan yang bertebaran di Jakarta rata-rata bisa membantu pendirian OC. “Setiap consulting firm yang terafiliasi dengan perusahaan sejenis di luar negeri, biasanya menyediakan jasa yang satu ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya 2.500 sampai 3.000 dolar AS itu sebenarnya biaya resmi rata-rata yang dibebankan consulting firm di dunia. Tetapi tidak sedikit perusahaan jasa di Indonesia yang memberikan biaya lebih. “Tinggal pandai-pandai kita bernegosiasi,” katanya. Dan, yang juga perlu diperhatikan oleh para peminat OC adalah dalam memilih wilayah. “Cayman Islands sekarang ‘jorok’ karena khawatir terkontaminasi money laundering. Orang sekarang lebih suka BVI karena bersih dari uang haram. Mauritius juga oke, dan lebih sopan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Instabilitas Politik di Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan offshore company bermula di Barat. Berbekal pengetahuan yang baik tentang dunia luar, para pebisnis, individu dan ekspatriat, telah lama menjadikan OC demi menjaga kerahasiaan bisnis, perencanaan pajak, perlindungan aset-aset dan manajemen risiko. Di Asia, mendirikan perusahaan di luar negeri relatif asing. Namun kini, seiring perkembangan aktivitas perekonomian dan perdagangan serta investasi internasional yang begitu pesat, permintaan akan OC juga melesat. Itu karena para pebisnis, apalagi yang kaya raya menyadari betul potensi ekonomi dan keuntungan-keuntungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini juga didukung oleh kemunculan pasar yang sangat besar di China dan India. Juga potensi bisnis di Asia Utara dan Tenggara telah menciptakan peluang-peluang yang begitu besar bagi aktivitas ekonomi internasional dan investasi lintas batas. Kembalinya Hongkong ke pangkuan China semakin memicu permintaan pengusaha Asia akan OC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi khusus di Indonesia, kata Stella Pe, konsultan finansial dari A&amp;amp;B, instabilitas politik ikut memicu pesatnya permintaan akan OC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OC menjadi tempat yang aman untuk merengkuh kemakmuran dan investasi, atau sebagai tempat penampungan dana-dana dari operasi internasional untuk menghindari pembatasan nilai tukar di negeri sendiri. Menurut Stella, ada beberapa hal yang menjadi dasar pijakan kenapa banyak pebisnis mulai melirik daerah semacam Cayman Island, British Virgin Islands, Samoa, Bahamas, dan Mauritius sebagai basis mendirikan OC. Selain beban pajak yang nol atau sangat kecil, ada banyak hal yang menjadi pertimbangan kenapa banyak pengusaha Indonesia akhir-akhir ini mendirikan OC. (lihat tabel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama adalah tanggung jawab legal yang terbatas, dan pajak nol. Dalam hal pajak, keuntungan dari kepemilikan investasi, perdagangan internasional dan usaha bisa dikumpulkan tanpa harus menanggung beban pajak, yang di Indonesia mencapai 30 persen. Selain itu, pendirian perusahaan di luar negeri sangatlah mudah, semudah menutupnya. Sebuah perusahaan bisa didirikan dalam satu hari dengan persyaratan legal yang minimum. Tetapi menutup perusahaan juga sangat gampang, dan tidak perlu melalui proses likuidasi yang lama dan memakan biaya. “Inilah salah satu alasan akan popularitas OC sebagai alat bagi proyek, kontrak, joint venture, merger dan akuisisi luar negeri,” kata Stella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga menjadi pertimbangan utama para peminat OC adalah rahasia pemegang saham, dewan direktur, dan urusan-urusan perusahaan sangat terjaga. Di sebagian besar wilayah hukum, tidak ada persyaratan untuk mengumumkan orang-orang perusahaan pada pihak berwenang dan publik. Selain itu, pemerintah setempat juga menjamin kerahasiaan urusan bisnis dan status keuangannya. Penggunaan direktur nominee (perwakilan) dan pemegang saham nominee diizinkan. Juga merupakan sebuah pelanggaran di banyak wilayah hukum bagi seseorang untuk mengungkapkan informasi mengenai pemegang saham perusahaan, kepemilikannya, bisnis, keuangan dan transaksi-transaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, yang juga menggiurkan adalah pertemuan atau rapat dewan direktur dan rapat umum pemegang saham bisa dilakukan di mana saja, di seluruh dunia. Bahkan, via telepon pun boleh. Peraturan dan pengawasan dari pemerintah setempat sangat minimum. Begitu juga persyaratan modal minimum sangat ringan. “Satu perusahaan bisa menggunakan minimal satu orang pemegang saham dengan syarat modal minimum adalah satu dolar AS,” kata seorang pengacara kondang di Jakarta. Dan, last but not least adalah di negara-negara ini tidak mengenal kontrol devisa, sehingga orang bebas membawa dan menarik dananya dari negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemilik perusahaan di negara-negara “bebas pajak” itu juga tidak diwajibkan memiliki kantor secara fisik, dan tak perlu ada staf yang khusus menjaga kantor itu. Kantor pengacara (lawyer) akan menyiapkan seluruh persyaratan kantor tercatat dengan alamat PO Box, agen berikut sekretaris perusahaannya. Rekening perusahaan juga tidak harus dibuka di bank atau kantor cabang bank di negara setempat, tetapi bisa dibuka di bank mana pun. “Biasanya yang diizinkan adalah bank-bank yang bermarkas di negara yang menganut sistem hukum yang sama, yakni Common Law atau negara-negara persemakmuran,” katanya. &lt;strong&gt;(rizagana dan iwan subarkah)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kelebihan” Offshore Company&lt;br /&gt;Tanggung jawab legal yang terbatas .&lt;br /&gt;Pajak nol atau rendah&lt;br /&gt;Cepat dan mudah didirikan maupun ditutup.&lt;br /&gt;Tak perlu menyerahkan rekening hasil audit, sehingga tak memberatkan pendapatan.&lt;br /&gt;Pemegang saham, dewan direktur dan staf bisa anonim. Seseorang dijamin kerahasiaan urusan bisnis dan status keuangannya.&lt;br /&gt;Bisa juga menggunakan direksi dan/atau pemegang saham nominee tanpa harus kehilangan kontrol atas perusahaan itu.&lt;br /&gt;Rapat dewan direksi dan pemegang saham bisa dilakukan di manapun di seluruh dunia. Transaksi bisnis dan kontrak bisnis bisa diteken dimana saja.&lt;br /&gt;Peraturan dan pengawasan pemerintah minimum&lt;br /&gt;Persyaratan pembayaran modal cukup satu dolar AS.&lt;br /&gt;Tidak ada kontrol devisa.&lt;br /&gt;Tak perlu memiliki kantor perwakilan secara fisik.&lt;br /&gt;Tak perlu memiliki rekening di bank yang beroperasi di negara tersebut. Bisa membuka rekening di bank manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Offshore Company&lt;br /&gt;Untuk investasi, joint venture, proyek luar negeri atau alat merger dan akuisisi. Manfaat utamanya adalah bebas pajak; mudah didirikan, dikelola dan dilikuidasi.&lt;br /&gt;Untuk perencanaan pajak&lt;br /&gt;Untuk perlindungan kekayaan dan pendapatan.&lt;br /&gt;Menghindari kontrol devisa.&lt;br /&gt;Untuk kerahasiaan masalah-masalah keuangan&lt;br /&gt;Untuk kemudahan geografis.&lt;br /&gt;Untuk organisasi korporat global multinasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 1. Juridiction Incorporation, perbandingan di beberapa negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Country,Company Type B.V.I.IBC MauritiusOffshore&lt;br /&gt;Common orCivil Law          Common Hybrid&lt;br /&gt;Shelf CompanyAvailability Yes No&lt;br /&gt;Time toincorporate          2 Days 15 Days&lt;br /&gt;Minimum AnnualLicense Fees $300 $1500&lt;br /&gt;Annual ReturnFiling Fee NA Nil&lt;br /&gt;Taxation onForeign Profits Nil 15% or 0-35%&lt;br /&gt;Double TaxationTreaty AccessNo Yes&lt;br /&gt;BeneficialOwnership DisclosureNot Required RequiresDisclosure&lt;br /&gt;Bearer SharesPermitted Yes No&lt;br /&gt;Paid-up CapitalMinimum $1 $2&lt;br /&gt;Min. AuthorisedShare Capital$50,000 $100,000&lt;br /&gt;Currencies ofCapital Any Any&lt;br /&gt;Currency ofCountry USD Mru      Rupee&lt;br /&gt;Mininum No. ofShareholders 1 Normally 2&lt;br /&gt;Minimum No. ofDirectors 1 2&lt;br /&gt;CorporateDirectors          Permitted Not Permitted&lt;br /&gt;Local DirectorsRequired No Yes2 needed&lt;br /&gt;CompanySecretary          Not Required Required, Local&lt;br /&gt;Company SealRequired Yes Yes&lt;br /&gt;Public Registerof Directors No No&lt;br /&gt;Public Registerof ShareholdersNo Yes&lt;br /&gt;Shareholders &amp;amp;Directors MeetingHeldanywhere Held inMauritius&lt;br /&gt;TelephoneBoard Meetings Permitted Permitted&lt;br /&gt;Submission ofaccounts No Required&lt;br /&gt;Filing ofAnnual Return No Yes&lt;br /&gt;Change ofDomicile          Permitted Permitted&lt;br /&gt;Sumber: AllenBryans.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TABEL 2. Pendirian Offshore Company berdasarkan Paket Standar dan Paket Dasar di berbagai negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standard Package  BVI/Samoa Mauritius/Seychelles  CaymanIsl Hong Kong&lt;br /&gt;Once Off Fees US$   US$                US$          US$&lt;br /&gt;IncorporationFees 200   200                500          350&lt;br /&gt;Government capital 480   280                580          450&lt;br /&gt;dutiesand related costs&lt;br /&gt;Annual Fees US$   US$                US$  US$&lt;br /&gt;Registered Office  250   250                250  250&lt;br /&gt;&amp;amp;Registered Agent(obligatory)&lt;br /&gt;Company Secretary 480        480                 500  500&lt;br /&gt;(obligatory)&lt;br /&gt;Nominee Sharehols 730    730                750  750&lt;br /&gt;&amp;amp; Directors&lt;br /&gt;Annual Government 300   100                500  350&lt;br /&gt;Filing Fees (obligatory)&lt;br /&gt;Disbursements      150   150                150  150&lt;br /&gt;(fax, tlpe,etc)&lt;br /&gt;Initial Courier  50    50                 50  50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basic Package BVI/Samoa  Mauritius/Seychelles  Cayman Isl Hong Kong&lt;br /&gt;Once Off Fees US$   US$                US$  US$&lt;br /&gt;IncorporationFees 200   200                700          350&lt;br /&gt;Government capital 480   480                980  450&lt;br /&gt;dutiesand related costs&lt;br /&gt;Courier Costs   50    50                 50  50&lt;br /&gt;Once OffFees Total 730   730               1730  850&lt;br /&gt;Annual Fees US$   US$                US$  US$&lt;br /&gt;Registered Office  250   250                250          250&lt;br /&gt;&amp;amp;Registered Agent(obligatory)&lt;br /&gt;Company Secretary  480   480                500          500&lt;br /&gt;(obligatory)&lt;br /&gt;Disbursements(fax, 150   150                150  150&lt;br /&gt;telephone, etc)&lt;br /&gt;Annual Government  300   100                500  350&lt;br /&gt;Filing Fees (obligatory)&lt;br /&gt;Sumber: AllenBryans.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di Harian Investor Indonesia pada 19 September 2002&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-1836574737352618068?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/1836574737352618068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=1836574737352618068&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1836574737352618068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1836574737352618068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/06/mendirikan-perusahaan-di-cayman-islands.html' title='Mendirikan Perusahaan di Cayman Islands (1)'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-9208966863954011808</id><published>2008-06-01T22:53:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:20:49.837-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus KAP'/><title type='text'>Dipilih, Karena Mitra GrantThornton</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: center;" class="post-title"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;DARI &lt;a href="http://rzagana.blogspot.com/2003_07_01_archive.html"&gt;http://rzagana.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;       &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kasus LK Telkom 2002, Kelalaian Manajemen? (bagian 1)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUPS Luar Biasa TLKM pada Juli 2002, para pemegang saham meminta manajemen baru TLKM yang dipimpin Kristiono memilih salah satu auditor the big five dunia. Yakni, Earnst &amp;amp; Young (E&amp;amp;Y), PricewaterHouseCoopers (PwC), Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG), dan Delloite &amp;amp; Touche. Arthur Anderson sudah keburu tutup akibat kasus Enron Corporation, sehingga tinggal big four.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Investor Indonesia di TLKM menyebutkan, Komite Audit yang dipimpin Arief Arryman, Komisaris Independen TLKM, langsung menyiapkan proses tender. Tahap pertama adalah mengirim surat ke empat auditor terbesar dunia itu untuk menanyakan kesediaan mereka mengikuti tender, sekaligus mengkonfirmasi apakah ada conflict of interest. “KPMG langsung membalas, dan mengatakan pihaknya ada conflict,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ada masalah dalam penanganan KSO (Kerjasama Operasi) III Telkom dengan PT Aria West. Sehingga kasusnya dibawa ke arbitrase internasional. Masing-masing lawyer yang ditujuk kedua belah pihak menunjuk financial expert. Pihak Aria West menujuk PwC, sedangkan pihak TLKM menunjuk KPMG. Disini conflict of interst itu. “Baik KPMG maupun PwC ada conflict,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal dua Delloite dan E&amp;amp;Y. Manajemen Telkom ternyata tak bisa memilih Delloite &amp;amp; Touche, yang di Indonesia berpartner dengan Hans Tuanakota &amp;amp; Mustofa (HTM). Karena HTM (yang baru saja menggandeng partner baru, Halim), saat itu sedang mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya kantor Meneg BUMN, berkaitan dengan kasus PT Kimia Farma Tbk (KAEF). “Kita tidak bisa memilih HTM Delloite,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E&amp;amp;Y Mundur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya manajemen menjatuhkan pilihan pada E&amp;amp;Y. Keputusan itu keluar pada September 2002. E&amp;amp;Y langsung menyiapkan tenaganya untuk ditempatkan di TLKM. Tetapi, pada November 2002, E&amp;amp;Y tiba-tiba mengundurkan diri, karena menyadari ada potensi conflict di TLKM. “Sebuah keputusan yang sulit, yang mau tidak mau harus diterima manajemen,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mundurnya E&amp;amp;Y itu berkaitan dengan keputusan US SEC, yang mensyaratkan agar auditor sebuah emiten yang tercatat di NYSE tidak melakukan pekerjaan non auditor pada perusahaan yang diauditnya. Misalnya, auditor yang ditunjuk mengaudit LK TLKM, tidak diperkenankan melakukan perhitungan pajak atau melakukan valuasi dalam sebuah transaksi di dalam tubuh TLKM. “Itu berarti auditor tersebut tidak independen. Inilah yang membuat E&amp;amp;Y mundur,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu November 2002. Waktu semakin sempit bagi TLKM untuk menunjuk auditor. Auditor the big four yang diminta para pemegang saham dalam RUPS jelas tidak bisa dipenuhi. “Manajemen akhirnya memutuskan untuk mencari auditor yang masuk enam atau tujuh besar dunia. Yakni BDO Seidman (Belanda) dan Grant Thornton GT),” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen langsung mencari tahu auditor firm nomor enam dan tujuh dunia itu. “BDO Seidman mengatakan tidak bisa, karena ada conflict. Saat itu BDO Seidman sedang melakukan pekerjaan valuasi di Telkom. Sehingga pilihan tinggal satu, yakni Grant Thornton,” katanya. Tetapi manajemen tidak langsung memutuskan untuk memilih GT, karena pada waktu itu partner lokal GT di Indonesia ada dua, yakni GT Hendrawinata dan PT Grant Thornton Indonesia (GTI), yang memiliki afiliasi dengan KAP Eddy Pianto Simon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tanya GT Hendrawinata, apakah bersedia mengaudit laporan keuangan Telkom. Seketika itu juga dapat jawaban, tidak bersedia. Kita tak bisa memaksakan seseorang mau kerja dengan kita,” katanya. Pada waktu itu, Departemen Keuangan mengeluarkan rilis, yang mengumumkan Hendrawinata kena suspend. “Ini semakin membuat kita tak bisa memilih KAP GT Hendrawinata,” katanya. Investor Indonesia juga memiliki copy Salinan Keputusan Menkeu No.KEP-259/KM.6/2002 tentang Pembekuan Izin Akuntan Publik Drs Arief Hendra Winata selama enam bulan, yang ditetapkan pada 4 November 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai SK Menkeu tentang pembekuan ijin akuntan publik tersebut, Arief Hendra Winata membenarkan. Ia juga membenarkan, telah dihubungi pihak TLKM untuk diminta menjadi auditor TLKM. “Saya dihubungi per telepon, dan saya langsung bilang, tidak bersedia,” kata Arief Hendra Winata kepada Investor Indonesia di Jakarta, pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pilihannya tinggal satu, yakni partner GT lain yang ada di Indonesia. Yakni KAP Eddy Pianto. Sebelum memutuskan KAP Eddy Pianto sebagai auditor yang akan mengaudit LK TLKM, manajemen tetap mencari tahu apakah KAP Eddy Pianto memiliki kompentensi untuk mengaudit LK TLKM. Khususnya yang berkaitan dengan posisi TLKM yang sudah listing di NYSE. “Kita kirim surat ke GT International yang bermarkas di AS. Dan langsung ada jawaban bahwa benar KAP Eddy Pianto adalah afiliasi PT GTI, dan PT GTI adalah partner GT International,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GT International Comfirm&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan memilih KAP Eddy Pianto sangat cepat. Yakni pada November juga, tidak berselang lama dari E&amp;amp;Y mundur. Itu pun dilakukan setelah mendapat klarifikasi dari GT International tentang kedudukan KAP Eddy Pianto Grant Thornton. Investor Indonesia juga mendapat copy surat dari GT International yang ditujukan kepada Mirza Mochtar, direktur Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai, Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat tertanggal 8 Oktober 2001 itu, David McDonnell, Chief Executive Worldwide GT International menulis, “we confirm that PT Grant Thornton Indonesia is a full member firm of Grant Thornton International. Eddie Pianto, Public Accounting Firm, is in association with PT Grant Thornton Indonesa and, through this association, is audhotised to carry out audit work on behalf of Grant Thornton, in accordance with Grant Thornton standards and procedures.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti orang nomor satu di GT International mengkonfirmasi bahwa PT GTI adalah anggota penuh GT International. KAP Eddy Pianto adalah mitra PT GTI, yang karenanya diijinkan melakukan kerja audit atas nama GT, asal sesuai dengan standar dan prosedur GT. Lagi, dalam pengumuman GT International di salah satu media ibukota, lewat Gabriel Azedo, GT International lagi-lagi menyebut adanya hubungan kemitraannya dengan KAP Eddy Pianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Grant Thornton International and PT Grant Thornton Indonesia &amp;amp; Eddy Pianto, Registered Public Accountants, have announced a mutual separation effective at the close of business on 31 March 2003. Grant Thornton International will, effective upon the close of business on 31 March 2003, be represented in Indonesia onlu bu Grant Thornton Hendrawinata which, since 1995, has been one of its current member firms in Indonesia...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa GT kemudian mencabut dukungannya kepada KAP Eddy Pianto, pada saat KAP itu mengaudit LK TLKM? Inilah pertanyaan utama dari munculnya kasus LK TLKM. Karena pencabutan dukungan dari GT International itu pula, LK TLKM akhirnya ditolak oleh US SEC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi, setelah keluar press realese dari GT International pekan lalu melalui partner lokalnya GT Hendrawinata. Dalam rilis tersebut, GT International tak berpartisipasi dalam mengaudit LK TLKM 2002. Dan karena itu GT International tak bertanggung jawab terhadap hasil audit KAP Eddy Pianto terhadap LK TLKM 2002. Pasalnya, GT International pada Desember 2002 sudah menginformasikan kepada PT GTI, KAP Eddy Pianto, dan Komite Audit TLKM bahwa hubungan kemitraan GT International dengan PT GTI sudah berakhir, dan efektif pada tanggal 31 Maret 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tak Bertanggung jawab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristiono, Dirut TLKM, seperti sudah diberitakan harian ini beberapa waktu lalu, mengaku heran dengan rilis GT International itu. “Kenapa dia (GT International) mencabut dukungan setelah proses audit berjalan, tidak sebelum penunjukan?” kata Kristiono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristiono bingung. James S. Kallman, Presdir PT Moores Rowland Indonesia (d/h PT Grant Thornton Indonesia) lebih bingung lagi. Sebab, perjanjian kemitraan antara GT International dengan PT GTI jelas disebutkan, PT GTI dan afiliasinya, KAP Eddy Pianto bisa menggunakan letter head GT International. “Tetapi kenapa dia (GT International) tidak mau memberi support, ketika KAP Eddy Pianto sedang menyelesaikan tugasnya? Aneh kan?” kata Kallman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kallman mengaku, GT International mencabut dukungannya pada Desember 2002. Karena itu, PT GTI langsung minta bantuan dari mitra GT yang ada di Austra. Waktu itu, sekitar dua orang GT Austria datang ke Jakarta untuk memberikan support kepada KAP Eddy Pianto. “Kalau tidak salah pada Januari 2003. Orang GT Austria-lah yang memberi masukan tentang SEC rules dan telecomunication business rules kepada kita,” kata Kallman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang diterima Investor Indonesia menyebutkan, pernyataan GT International tersebut sebagai pernyataan tak bertanggung jawab dan mis-leading. Tak bertanggung jawab, karena pada saat manajemen TLKM meminta klarifikasi tentang status KAP Eddy Pianto, GT International sudah memberikan klarifikasi persis seperti surat yang disampaikan kepada Mirza Mochtar, direktur Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai, Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan, mis-leading, menurut Kallman, adalah karena memang begitulah adanya. GT International tidak bisa bertanggung jawab terhadap hasil audit orang lain, termasuk partnernya atau afiliasinya. Dalam kasus TLKM, GT International memang tak bisa bertanggung jawab terhadap hasil audit yang dilakukan KAP Eddy Pianto. “KAP Eddy Pianto-lah yang harus bertanggung jawab. Tapi GT International harusnya men-support terhadap KAP Eddy Pinato, yang menjadi afiliasi dari mitranya di Indonesia, yakni PT Grant Thornton Indonesia. Kalau tidak, buat apa ada kemitraan,” kata Kallman. Buat apa bayar fee kemitraan, juga mengikuti standar dan prosedur GT International.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, akankah Eddy Pianto dan/atau James S. Kallman akan menggugat GT International atau membiarkan ulah GT International itu, sambil memberi kesempatan kepada TLKM dan auditor yang baru ditunjuk, PwC menyelesaikan review audit LK TLKM on Form 20F, seperti yang diminta US SEC? &lt;strong&gt;(rizagana/bersambung)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di &lt;strong&gt;Harian Investor Indonesia&lt;/strong&gt; pada 7 Juli 2003&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manajemen Telkom Kurang Hati-hati       &lt;br /&gt;Kasus LK Telkom 2002, Kelalaian Manajemen? (2/habis)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eddy Pianto Simon. Di kalangan auditor, namanya belum seterkenal Hans Tuanakota, Hendrawinata, atau Hadi Sutanto. Sejak awal Juni lalu, nama Eddy Pianto mencuat bersamaan dengan penolakan SEC (Securities and Exchange Commission), Bapepam Amerika Serikat terhadap Laporan Keuangan (LK) 2002 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sering dengar namanya, tetapi saya belum pernah bertemu. Saya tidak kenal dia. Teman-teman, saat saya tanya juga, mengaku tidak kenal,” kata seorang auditor senior yang sudah malang-melintang dalam bisnis audit di Indonesia selama 30 tahun lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eddy Pianto memiliki KAP yang bermarkas di Muara Karang, Jakarta. Salah seorang stafnya mengatakan, jumlah karyawan KAP Eddy Pianto ada cuma 15 orang. “Semuanya auditor,” katanya. Dengan jumlah tenaga audit segitu, KAP ini memiliki banyak pekerjaan audit. Diantaranya adalah PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk, (INKP). Kedua perusahaan ini listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi TLKM adalah perusahaan yang dual listing, baik di BEJ maupun di New York Stock Exchange (NYSE), yang aturannya jauh lebih rumit ketimbang aturan di bursa Indonesia. Selain itu, BUMN telekomunikasi itu termasuk besar dari segi aset dan market capitalization, memiliki kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pendapatan utama berasal dari pulsa yang dicatat secara computerize.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hebat. KAP Eddy Pianto bisa menerima pekerjaan mengaudit Telkom. Saya saja, yang memiliki 100 karyawan, tidak berani mengambil kerjaan itu. Karena pasti separo karyawan saya akan tersedot ke Telkom. Saya dengar, Earnst &amp;amp; Young dan HTM (Hans Tuanakota &amp;amp; Mustofa) saja menerjunkan tidak kurang dari 40 orang,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut auditor senior yang enggan disebut namanya, 90 persen pendapatan TLKM berasal dari pulsa. Seluruh pendapatan tersebut dicatat secara computerize, yang kantornya tersebar di seluruh tanah air. Selain membutuhkan tenaga besar, juga membutuhkan tenaga ahli kumputer. “Saya bisa mengerjakannya, tetapi sayang kalau harus mengabaikan kerja audit yang lain. Fee-nya, saya dengar, lumayan besar,” katanya. Menurut informasi yang diterima Investor Indonesia, fee untuk KAP Eddy Pianto mencapai Rp3 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak Hati-hati &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru dari segi besar dan rumitnya pekerjaan mengaudit LK TLKM, belum termasuk kompetensi KAP Eddy Pianto untuk mengaudit LK emiten yang tercatat di Bursa New York. Di pasar modal Indonesia, KAP Eddy Pianto yang sudah terdaftar di Bapepam dan Depkeu, hasil auditnya tak bermasalah. Tapi Bapepam AS (US SEC) memiliki aturan dan kriteria tersendiri bagi auditor yang bisa mengaudit LK emiten yang tercatat di NYSE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang akuntan senior tidak percaya KAP Eddy Pianto yang hanya memiliki tenaga kurang dari 20 orang bisa mengaudit LK TLKM 2002. “Dibantu oleh PT GTI adalah salah. Karena PT GTI bukan auditor firm, melainkan consulting firm. Auditor firm tidak menggunakan PT, tapi KAP,” katanya. Ada juga yang curiga, ada apa-apanya antara James S. Kallman, Eddy Pianto dengan Arief Arryman, ketua komite audit TLKM?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sumber lain menunjukkan, betapa Eddy Pianto dan manajemen TLKM tidak hati-hati dalam masalah ini. Dia menduga, manajemen TLKM sedang sibuk dengan lobi-lobi berkaitan dengan tarif dan lain sebagainya. “Betul awalnya, KAP Eddy Pianto adalah mitra GT International. Tetapi, ketika mendapat pemberitahuan dari GT International pada Desember bahwa kemitraan antara GT International dengan GT Indonesia dan Eddy Pianto akan putus dan efektif pada 31 Maret 2003, seharusnya manajemen Telkom bersikap: putus dengan Eddy Pianto. Lalu, lapor ke US SEC,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya, manajemen TLKM tetap kekeh melanjutkan KAP Eddy Pianto sebagai auditor dan Eddy Pianto juga tenang-tenang saja bekerja. Kalau Eddy Pianto dan PT GT Indonesia bertanggung jawab, harusnya mereka tahu diri. Itu pertama. Kedua pada sekitar Januari sampai Maret 2003, staf US SEC berencana datang ke Jakarta untuk memverifikasi KAP Eddy Pianto. “Sayang, selama kurun waktu Januari sampai Maret itu ada wabah SARS. Orang SEC tidak diperkenankan datang ke Jakarta,” katanya. Diingatkan, auditor firm yang akan mengaudit LK emiten yang listed di NYSE harus mengikuti proses internal control yang dilakukan oleh SEC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah, manajemen TLKM dua kali melakukan filing ke US SEC. “Pertama pada 15 April 2003 dengan letter head GT International. Lalu, ketika US SEC me-reject, manajemen TLKM menyusulkan filing kedua pada Juni 2003, dengan menyatakan, LK TLKM 2002 sebagai unaudited,” katanya. Untuk apa, manajemen TLKM melakukan filing kedua, kalau filing pertama sudah ditolak? Kenapa pula manajemen TLKM menyatakan, LK TLKM 2002 sebagai unaudited. “Mending tidak usah melakukan filing kedua itu,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;31 Orang, 30.000 Jam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang manajemen TLKM dan komite audit TLKM tidak bersedia memberi keterangan. Eddy Pianto juga masih di Australia, dan belum kembali sejak kasus ini muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, James S. Kallman, presiden direktur PT Moores Rowland Indonesia (d/h PT Grant Thornton Indonesia), membantah keras dugaan yang tidak berdasar, bahwa ada kongkalikong antara James Kallman, Eddy Pianto dengan Arief Arryman, ketua Komite Audit TLKM. “Saya memang dekat dengan Bapak Arief Arryman. Tetapi kedekatan kami terjadi setelah kami menerima kerja audit Telkom. Sebelum kami dipercaya Telkom, saya tidak kenal dengan Bapak Arief Arryman,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kompetensi, Kallman juga tidak bosan-bosan menyakinkan bahwa KAP Eddy Pianto memiliki kompetensi untuk mengaudit laporan keuangan emiten yang listed di NYSE. Karena, seperti sudah dimuat dalam tulisan pertama, KAP Eddy Pianto adalah afiliasi PT GTI, sehingga GT International mengijinkan KAP itu untuk menggunakan letter head GT International.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menuntaskan kerja audit LK TLKM 2002, KAP Eddy Pianto dibantu oleh KAP Jimmy Budi sebagai pelaksana di lapangan. Menurut Kallman, pihaknya bahu-membahu merampungkan kerja audit TLKM sebelum pemutusan hubungan kemitraan dengan GT International yang berakhir efektif pada 31 Maret 2003. “Tiga puluh satu orang auditor diterjunkan. Kami bekerja selama 30.000 jam non stop selama empat bulan waktu yang diberikan kepada kami,” kata Kallman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti dengan waktu yang diberikan selama empat bulan, dan setiap bulan ada 25 hari kerja, maka setiap orang bekerja full selama 9,6 jam sehari. “Coba Anda bayangkan. Kami sangat serius mengerjakan tugas yang dipercayakan Telkom kepada kami,” katanya. Itu dilakukan untuk memenuhi tenggal waktu sampai 31 Maret 2003. Yakni, deadline penyampaian laporan keuangan audit. Tanggal itu, adalah batas waktu efektif putusnya hubungan kemitraan antara PT GTI dengan GT International. “Dan, kami bisa menyelesaikan audit itu pada 25 Maret 2003, sebelum kemitraan dengan GT International berakhir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang press realese GT International, lanjut Kallman, PT GTI mencari bantuan dari GT Austria. “Pada sekitar bulan Januari 2003, GT Austria mengirimkan dua orang stafnya untuk membantu dan membimbing kami, terutama dalam hal US SEC rules dan telecomunication rules,” kata Kallman. Pria AS yang sudah 13 tahun tinggal di Indonesia ini tetap mendasarkan diri pada surat David McDonnell, Chief Executive Worldwide GT International yang dikirimkan kepada Mirza Mochtar (baca tulisan kemarin, red). Kenapa dalam press realese GT International pada 1 Juli lalu, GT International menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap hasil audit KAP Eddy Pianto atas LK TLKM 2002?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sumber Investor Indonesia lain menyebutkan, ketika GT International memutus hubungan dengan PT GTI pada Desember 2002 dan efektif pada 31 Maret 2003, terjadi pertarungan seru di Pengadilan AS. “PT GTI habis-habisan disitu demi mempertahankan diri. Tapi akhirnya kalah, dan mitra GT International akhirnya jatuh kepada KAP Hendrawinata,” katanya. Apakah karena pertarungan di pengadilan itu, yang menyebabkan KAP Eddy Pianto (eks-afiliasi PT GTI) tidak mendapat dukungan saat filing Annual Report on Form 20F TLKM ke US SEC? “I don’t know. Nggak tau aku. Yang jelas perpisahan itu, pahit buat James Kallman,” katanya. &lt;strong&gt;(rizagana)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipublis di &lt;strong&gt;Harian Investor Indonesia&lt;/strong&gt; pada 8 Juli 2003&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-9208966863954011808?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/9208966863954011808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=9208966863954011808&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/9208966863954011808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/9208966863954011808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/06/dipilih-karena-mitra-grantthornton.html' title='Dipilih, Karena Mitra GrantThornton'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-1581986288489551480</id><published>2008-06-01T22:30:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:19:41.368-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus KAP'/><title type='text'>KPMG Terlibat Upaya Manipulasi Pajak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;b&gt;Senin, 7 Oktober 2002  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;b&gt; dari &lt;a href="http://www.korantempo.com/news/2002/10/7/Ekonomi%20dan%20Bisnis/6.html"&gt;koran Tempo&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--judul--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:verdana;font-size:100%;color:navy;"   &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;!-- article:start --&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;b&gt;JAKARTA &lt;/b&gt;- Konsultan bisnis internasional, Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG) Consulting Inc., terlibat upaya manipulasi pajak senilai Rp 4,2 miliar di Indonesia. Akibat kasus ini, anak perusahaannya PT Barents Indonesia didenda Rp 2 miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Terungkapnya kasus ini berawal dari gugatan Inghie Kwik kepada Barents Indonesia yang telah mencopotnya sebagai direksi di perusahan konsultan itu. Inghie dipecat karena dirinya ngotot membayarkan tunggakan pajak, yang dianggap bukan kewenangannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Gugatan tersebut dilayangkan putra Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie ini pada 31 Januari lalu. Atas gugatan tesebut, majelis hakim pengadilan yang diketuai IDG Putrajadnya pada 8 Agustus lalu telah mengeluarkan keputusan yang memenangkan gugatan Inghie. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Dalam salinan putusan pengadilan disebutkan bahwa Barents beserta komisaris Barents: Darwin Johnson dan Harvey Galper, telah melakukan perbuatan melawan hukum. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Sebagai sanksinya, mereka diminta membayar ganti rugi Rp 2 miliar kepada Inghie. Citibank yang telah memblokir rekening Barents juga dinyatakan bersalah dan diminta membayar Rp 5 ribu. Atas keputusan ini, para tergugat telah menyatakan banding. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Berdasarkan dokumen otentik pengadilan yang diperoleh Koran Tempo, diketahui bahwa gugatan Inghie ke Barents sesungguhnya dilatarbelakangi upaya manipulasi pajak oleh KPMG Consulting Inc. (AS), induk Barents. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Menurut laporan CK Liew, konsultan pajak pada kantor akuntan publik KPMG-Siddharta Siddharta &amp;amp; Harsono, Barents memiliki tunggakan pajak Rp 4,2 miliar untuk tahun buku 1999-2001. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Beban pajak itu berasal dari pendapatan Barents sebagai konsultan dalam proyek Bank Danamon, Bank Mandiri, Lippo, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Chase, dan Asbin selama Agustus 1999 hingga Mei 2001 yang totalnya mencapai US$ 2,06 juta (Rp 18,5 miliar). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Berdasarkan ketentuan perpajakan, Barents Indonesia seharusnya menyetorkan pajak sebesar 20 persen dari fee yang diterimanya. Sebab, pekerjaan itu kenyataannya dilakukan oleh para pekerja asing dari Barents LLC (AS) dan KPMG Consulting yang berbasis di Boston (AS). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Menurut kalkulasi Liew, pajak yang harus dibayarkan Barents mencapai Rp 3,4 miliar. Jika ditambah denda tunggakan Rp 767 juta, totalnya menjadi Rp 4,2 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;CK Liew mengirimkan laporan itu melalui suratnya ke Inghie pada 14 Juni 2001, setelah Inghie diminta kembali aktif di Barents Indonesia. Sebelumnya, Barents sempat tak beroperasi akibat krisis ekonomi pada 1997. Namun, kemudian kembali dioperasikan setelah Barents LLC diakuisisi KPMG pada 1998 lalu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Menanggapi laporan ini, Inghie dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada Direktur Pajak Perusahaan KPMG Consulting James S. Kavanah meminta agar pajak segera dibayarkan. Namun, Kavanah menolak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Dari Liew dan Presiden Direktur Barents Indonesia Michael Morris, Inghie bahkan mendapat informasi adanya pertimbangan untuk membuat pembukuan baru dan merekayasa biaya konsultan seolah-olah untuk staf lokal. "Memang bisa menurunkan pajak, tapi ini ilegal," kata Inghie dalam suratnya ke Kavanah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Sehubungan dengan itu, Inghie tetap membayarkan pajak pada 10 Juli dan 16 Agustus 2001, masing-masing Rp 2,3 miliar dan Rp 1,14 miliar. Akibatnya, Inghie dipecat karena dianggap menyalahi kewenangannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Ketika dimintai konfirmasinya, Inghie membenarkan soal gugatannya, meski, "Saya tidak mau berkomentar dulu," ujarnya. Partner senior kantor akuntan KPMG-Siddharta, Achmadi Hadibroto, juga menolak berkomentar. "Untuk masalah itu, saya no comment," kata Ketua Ikatan Akuntan Indonesia ini kepada Tempo News Room. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Secara terpisah, Subani dan Mohamadiantoro dari kantor hukum Amir Syamsuddin &amp;amp; Partners, kuasa hukum Barents, menyatakan bahwa kewajiban pajak Barents kini telah dilunasi. "Orang-orang asing itu patuh pada kewajibannya," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Namun, keduanya mengaku tidak tahu soal adanya upaya rekayasa pajak dan keterlibatan staf asing. "Oh... kalau itu saya tidak tahu." Yang jelas, tuturnya, berbagai surat elektronik yang diserahkan Inghie ke pengadilan tidak bisa dijadikan bukti hukum. &lt;b&gt;metta dharmasaputra/yura syahrul-tnr&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;b&gt;Batu Sandungan Kedua&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;September tahun lalu, KPMG-Siddharta Siddharta &amp;amp; Harsono harus menanggung malu. Kantor akuntan publik ternama ini terbukti menyogok aparat pajak di Indonesia sebesar US$ 75 ribu. Sebagai siasat, diterbitkan faktur palsu untuk biaya jasa profesional KPMG yang harus dibayar kliennya PT Easman Christensen, anak perusahaan Baker Hughes Inc. yang tercatat di bursa New York. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Berkat aksi sogok ini, kewajiban pajak Easman memang susut drastis. Dari semula US$ 3,2 juta menjadi hanya US$ 270 ribu. Namun, Penasihat Anti Suap Baker rupanya was-was dengan polah anak perusahaannya. Maka, ketimbang menanggung risiko lebih besar, Baker melaporkan secara suka rela kasus ini dan memecat eksekutifnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Badan pengawas pasar modal AS, Securities &amp;amp; Exchange Commission, menjeratnya dengan Foreign Corrupt Practices Act, undang-undang anti korupsi buat perusahaan Amerika di luar negeri. Akibatnya, hampir saja Baker dan KPMG terseret ke pengadilan distrik Texas. Namun, karena Baker mohon ampun, kasus ini akhirnya diselesaikan di luar pengadilan. KPMG pun terselamatan. &lt;b&gt;metta&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:navy;"  &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-1581986288489551480?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/1581986288489551480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=1581986288489551480&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1581986288489551480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1581986288489551480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/06/kpmg-terlibat-upaya-manipulasi-pajak.html' title='KPMG Terlibat Upaya Manipulasi Pajak'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-528165040180970429</id><published>2008-05-20T19:43:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:24:28.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Permohonan Izin Akuntan Publik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://www.ppajp.depkeu.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=18&amp;amp;Itemid=40"&gt;http://www.ppajp.depkeu.go.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Permohonan Izin Akuntan Publik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuntan mengajukan permohonan tertulis kepada Sekretaris Jenderal u.p. Kepala Pusat dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. memiliki nomor Register Negara untuk Akuntan;&lt;br /&gt;  2. memiliki Sertifikat Tanda Lulus Ujian Sertifikasi Akuntan Publik (USAP) yang diselenggarakan oleh IAPI;&lt;br /&gt;  3. dalam hal tanggal kelulusan USAP  sebagaimana dimaksud pada huruf b telah melewati masa 2 (dua) tahun, maka wajib menyerahkan bukti telah mengikuti Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) paling sedikit 60 (enam puluh) Satuan Kredit PPL (SKP) dalam 2 (dua) tahun terakhir;&lt;br /&gt;  4. berpengalaman praktik di bidang audit umum atas laporan keuangan paling sedikit 1000 (seribu) jam dalam 5 (lima) tahun terakhir dan paling sedikit 500 (lima ratus) jam diantaranya memimpin dan/atau mensupervisi perikatan audit umum, yang disahkan oleh Pemimpin/Pemimpin Rekan KAP;&lt;br /&gt;  5. berdomisili di wilayah Republik Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;&lt;br /&gt;  6. memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);&lt;br /&gt;  7. tidak pernah dikenakan sanksi pencabutan izin Akuntan Publik; dan&lt;br /&gt;  8. membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Izin Akuntan Publik, membuat surat pernyataan tidak merangkap jabatan sebagaimana dimaksud dalam  Pasal 46, dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup yang menyatakan bahwa data persyaratan yang disampaikan adalah benar dengan menggunakan Lampiran I sebagaimana terlampir dalam Peraturan Menteri Keuangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Permohonan Izin Kantor Akuntan Publik (KAP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan izin usaha KAP, Pemimpin/Pemimpin Rekan KAP mengajukan permohonan tertulis kepada Sekretaris Jenderal u.p. Kepala Pusat dengan melampirkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. copy surat izin Akuntan Publik Pemimpin KAP bagi KAP berbentuk perseorangan atau Pemimpin Rekan dan Rekan KAP yang Akuntan Publik bagi KAP berbentuk persekutuan;&lt;br /&gt;  2. daftar nama sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang tenaga pemeriksa tetap dengan tingkat pendidikan formal bidang akuntansi yang serendahrendahnya berijazah setara Diploma III dan  paling sedikit 1 (satu) orang diantaranya memiliki register negara untuk akuntan;&lt;br /&gt;  3. copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) KAP;&lt;br /&gt;  4. rancangan Sistem Pengendalian Mutu (SPM) KAP yang memenuhi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) sekurang-kurangnya mencakup aspek kebijakan atas seluruh unsur pengendalian mutu;&lt;br /&gt;  5. tanda bukti domisili Pemimpin KAP bagi KAP berbentuk perseorangan atau Pemimpin Rekan dan Rekan KAP bagi KAP berbentuk persekutuan.&lt;br /&gt;  6. tanda bukti keanggotan IAPI yang masih berlaku untuk seluruh Akuntan Publik&lt;br /&gt;  7. tanda bukti kepemilikan atau sewa kantor, dan denah kantor yang menunjukan kantor terisolasi dari kegiatan lain;&lt;br /&gt;  8. perjanjian kerja sama yang disahkan oleh notaris bagi KAP yang berbentuk persekutuan yang sekurang-kurangnya memuat :&lt;br /&gt;        1. pihak-pihak yang melakukan persekutuan;&lt;br /&gt;        2. alamat para sekutu;&lt;br /&gt;        3. bentuk persekutuan (persekutuan perdata atau firma);&lt;br /&gt;        4. nama dan domisili KAP;&lt;br /&gt;        5. hak dan kewajiban para pihak/sekutu;&lt;br /&gt;        6. sekutu yang berhak mengadakan perikatan, untuk dan atas nama KAP, dengan pihak ketiga berkaitan dengan jasa yang diberikan;&lt;br /&gt;        7. penyelesaian sengketa dalam hal terjadi perselisihan;&lt;br /&gt;  9. surat persetujuan dari seluruh Rekan KAP mengenai penunjukan salah satu Rekan menjadi Pemimpin Rekan bagi KAP berbentuk persekutuan;&lt;br /&gt; 10. membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Izin Usaha Kantor Akuntan Publik, dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup yang menyatakan bahwa data persyaratan yang disampaikan adalah benar dengan menggunakan Lampiran VI sebagaimana terlampir dalam Peraturan Menteri Keuangan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Permohonan Izin Pembukaan Cabang KAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan izin Pembukaan Cabang KAP, Pemimpin Rekan KAP mengajukan permohonan tertulis kepada Sekretaris Jenderal u.p. Kepala Pusat dengan melampirkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. surat persetujuan dari seluruh Rekan KAP mengenai penunjukan salah satu Rekan yang Akuntan Publik menjadi Pemimpin Cabang;&lt;br /&gt;  2. copy izin Akuntan Publik yang akan menjadi Pemimpin Cabang;&lt;br /&gt;  3. NPWP cabang KAP;&lt;br /&gt;  4. tanda bukti domisili Pemimpin Cabang yang sesuai dengan domisili cabang KAP yang bersangkutan;&lt;br /&gt;  5. daftar nama sekurang-kurangnya 2 (dua) orang tenaga pemeriksa tetap dengan tingkat pendidikan formal bidang akuntansi yang serendah-rendahnya berijazah setara Diploma III dan paling sedikit 1 (satu) orang diantaranya memiliki register negara untuk akuntan;&lt;br /&gt;  6. tanda bukti kepemilikan atau sewa kantor dan denah kantor yang menunjukkan kantor terisolasi dari kegiatan lain;&lt;br /&gt;  7. membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Pembukaan Izin Cabang KAP, dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup yang menyatakan bahwa data persyaratan yang disampaikan adalah benar dengan menggunakan Lampiran VII sebagaimana terlampir dalam Peraturan Menteri Keuangan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Permohonan Pencantuman Nama KAPA/OAA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permohonan untuk mendapatkan persetujuan pencantuman nama KAPA/OAA diajukan secara tertulis oleh Pemimpin atau Pemimpin Rekan kepada Sekretaris Jenderal u.p. Kepala Pusat dengan melampirkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. profil KAPA atau OAA yang menyatakan bahwa keanggotaan OAA lebih dari 20 KAPA;&lt;br /&gt;  2. Surat yang menyatakan bahwa KAPA/OAA tidak bekerja sama dengan KAP lain di Indonesia&lt;br /&gt;  3. copy perjanjian Kerja sama yang disahkan notaris dan sekurang-kurangnya memuat :&lt;br /&gt;        1. para pihak-pihak yang melakukan perjanjian;&lt;br /&gt;        2. sifat kerja sama yang berkelanjutan yaitu tidak terbatas hanya untuk suatu penugasan tertentu dan ruang lingkup kerja sama sekurang-kurangnya mencakup bidang jasa audit umum atas laporan keuangan;&lt;br /&gt;        3. hak dan kewajiban masing-masing pihak yang melakukan perjanjian kerja sama;&lt;br /&gt;        4. penyelesaian sengketa dalam hal terjadi perselisihan;&lt;br /&gt;        5. kewajiban review mutu secara periodik oleh KAPA atau OAA sekurang-kurangnya sekali dalam 4 (empat) tahun.&lt;br /&gt;  4. membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Persetujuan Pencantuman Nama KAPA atau OAA Bersama-sama dengan Nama KAP, dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup bahwa data persyaratan yang disampaikan adalah benar dengan menggunakan Lampiran X sebagaimana terlampir dalam Peraturan Menteri Keuangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-528165040180970429?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/528165040180970429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=528165040180970429&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/528165040180970429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/528165040180970429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/permohonan-izin-akuntan-publik.html' title='Permohonan Izin Akuntan Publik'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-8987634097318000400</id><published>2008-05-20T19:40:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:16:42.622-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gelar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Prosedur Pendaftaran Register Akuntan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://www.ppajp.depkeu.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=19&amp;amp;Itemid=41"&gt;http://www.ppajp.depkeu.go.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Prosedur Pendaftaran Register Akuntan (lulusan baru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengisi Formulir Register Akuntan&lt;br /&gt;  2. Memenuhi perlengkapan persyaratan dokumen antara lain :&lt;br /&gt;        1. Fotocopy Ijazah yang dilegalisir (1 lembar);&lt;br /&gt;        2. Foto berwarna ukuran 4X6 (2 lembar);&lt;br /&gt;        3. Foto Copy KTP (1 lembar);&lt;br /&gt;        4. Untuk Lulusan PTS sebelum tanggal 1 September 2004: Fotokopi UNA dasar dan UNA profesi (1 lembar); atau Fotokopi ijazah Akuntan dari PPA (1 lembar);&lt;br /&gt;        5. Untuk Lulusan PTN/PTS terhitung mulai tanggal 1 September 2004: Fotokopi ijazah Akuntan dari PPA (1 lembar)&lt;br /&gt;  3. Diserahkan ke petugas pendaftaran register akuntan di PPAJP Setjen Depkeu Gedung E Tower 1 lantai 6 Jl. Dr. Wahidin No. 1 Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Pendaftaran Register Akuntan (lulusan Lama)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Prosedur Permintaan Pembuatan Piagam Register Akuntan (Untuk lulusan lama yang telah memiliki Nomor Register)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mengisi Formulir Register Akuntan&lt;br /&gt;  2. Memenuhi perlengkapan persyaratan dokumen antara lain :&lt;br /&gt;        1. Fotocopy Ijazah yang dilegalisir (1 lembar);&lt;br /&gt;        2. Foto berwarna ukuran 4X6 (2 lembar);&lt;br /&gt;        3. Foto Copy KTP (1 lembar);&lt;br /&gt;        4. Surat Keterangan Register yang asli.&lt;br /&gt;  3. Diserahkan ke petugas pendaftaran register akuntan di PPAJP Setjen Depkeu Gedung E Tower 1 lantai 6 Jl. Dr. Wahidin No. 1 Jakarta Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Pengurusan Register diwakilkan oleh orang lain, maka diwajibkan untuk membuat Surat Kuasa Pengurusan Register Akuntan dengan meterai Rp 6.000,- dan dilengkapi dengan fotokopi KTP pemberi kuasa dan yang diberi kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Ada pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Bpk Imam atau Bpk Sunar di telepon 021-3843237 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-8987634097318000400?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/8987634097318000400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=8987634097318000400&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8987634097318000400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8987634097318000400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/prosedur-pendaftaran-register-akuntan.html' title='Prosedur Pendaftaran Register Akuntan'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-2033658964439757253</id><published>2008-05-20T19:18:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:15:11.374-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Sejarah Akuntansi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://209.85.175.104/search?q=cache:YONKfuKn8eUJ:www.vibiznews.com/1new/knowledge/finance/Sejarah%2520Akuntansi.pdf+gelar+cpa+indonesia+pdf&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=8&amp;amp;gl=id"&gt;www.vibiznews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(file asli PDF, saya lihat di google pake versi HTML nya)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Akuntansi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manager dan pengambil keputusan lainnya untuk mengambil keputusan alokasi sumber daya. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Audit, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat/opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Di Indonesia, akuntan yang bersertifikat disebut BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manager, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu rekening, dan satu kredit terkait pada rekening lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak jaman Yunani kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah dari dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik -sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping)- sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice Buku berbahasa Inggris pertama yang diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The very interesting and able book described as The Merchants Mirrour, or directions for the perfect ordering and keeping of his accounts formed by way of Debitor and Creditor, after the (so termed) Italian manner, by Richard Dafforne, accountant, published in 1635, contains many references to early books on the science of accountancy. In a chapter in this book, headed "Opinion of Book-keeping's Antiquity," the author states, on the authority of another writer, that the form of book-keeping referred to had then been in use in Italy about two hundred years, "but that the same, or one in many parts very like this, was used in the time of Julius Caesar, and in Rome long before." He gives quotations of Latin book-keeping terms in use in ancient times, and refers to "ex Oratione Ciceronis pro Roscio Comaedo"; and he adds:&lt;br /&gt;"That the one side of their booke was used for Debitor, the other for Creditor, is manifest in a certain place, Naturalis Historiae Plinii, lib. 2, cap. 7, where hee, speaking of Fortune, saith thus:&lt;br /&gt;Huic Omnia Expensa. Huic Omnia Feruntur accepta et in tota Ratione mortalium sola&lt;br /&gt;Utramque Paginam facit." An early Dutch writer appears to have suggested that double-entry book-keeping was even in existence among the Greeks, pointing to scientific accountancy having been invented in remote times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There were several editions of Richard Dafforne's book printed---the second edition having been published in 1636, the third in 1656, and another was issued in 1684. The book is a very complete treatise on scientific accountancy, it was beautifully prepared and contains elaborate explanations; the numerous editions tend to prove that the science was highly appreciated in the 17th century. From this time there has been a continuous supply of literature on the subject, many of the authors styling themselves accountants and teachers of the art, and thus proving that the professional accountant was then known and employed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualifikasi dan regulasi di bidang akuntansi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan untuk dapat masuk dalam profesi akuntansi berbeda di setiap negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat&lt;br /&gt;Di Amerika Serikat, akuntan yang berpraktek disebut Certified Public Accountant (CPA), Certified Internal Auditor (CIA) dan Certified Management Accountant (CMA). Perbedaan jenis sertifikasi adalah dalam hal jenis-jenis jasa yang ditawarkan, walaupun mungkin saja satu orang memiliki lebih dari satu sertifikat. Sebagai tambahan, banyak pekerjaan akuntansi dikerjakan oleh seseorang tanpa memiliki sertifikasi namun di bawah pengawasan seorang akuntan bersertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi CPA dikeluarkan di negara bagian tempat kedudukan yang bersangkutan berupa ijin untuk menawarkan jasa auditing kepada publik, walaupun kebanyakan kantor akuntan juga menawakan jasa akuntansi, perpajakan, bantuan litigasi dan konsultansi keuangan lainnya. Persyaratan untuk mendapat sertifikat CPA bervariasi di antara negara bagian, namun ujian Uniform Certified Public Accountant diharuskan di setiap negara bagian. Ujian ini dibuat dan diperiksa oleh American Institute of Certified Public Accountants.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi CIA dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA), yang diberikan kepada kandidat yang lulus dalam empat bagian ujian. CIA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi CMA diberikan oleh Institute of Management Accountants (IMA), yang diberikan kepada kandidat yang dinyatakan lulus dalam empat bagian ujian dan memenuhi pengalaman praktek tertentu berdasarakan ketentuan IMA. CMA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik. CMA juga bisa menawarkan jasanya kepada publik, namun dengan lingkup yang lebih kecil dibanding CPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biro Statistik Tenaga Kerja (Bureau of Labor Statistics) dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (United States Department of Labor) memperkirakan ada sekitar satu juta (1) orang yang bekerja sebagai akuntan dan auditor di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persemakmuran Inggris&lt;br /&gt;Di Inggris, Kanada, Australia beberapa negara Persemakmuran Inggris, ekuivalen Certified Public Accountant (CPA) diantaranya Chartered Accountant (CA - di Inggris, Persemakmuran Inggris dan beberapa bekas negara bagian Inggris lainnya), Chartered Certified Accountant (ACCA - Inggris), International Accountant (AIA - Inggris), Certified Public Accountant (CPA - Irlandia dan Hong Kong), Certified General Accountant (CGA - Kanada), dan Certified Practising Accountant (CPA - Australia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanada&lt;br /&gt;Di Kanada, ada tiga lembaga yang menangani akuntansi: the Canadian Institute of Chartered Accountants (CA), the Certified General Accountants Association of Canada (CGA), dan the Society of Management Accountants of Canada (CMA). CA dan CGA dibentuk berdasarkan Undang-undang Parlemen berturut-turut pada tahun 1902 dan 1913 sedangkan CMA didirikan dalam tahun 1920.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program CA difokuskan menjadi akuntan publik dan kandidat harus memiliki pengalaman auditing dari kantor akuntan publik; program CGA memberikan kebebasan bagi kandidatnya untuk memilih karir di bidanga keuangan; program CMA memfokuskan diri pada akuntansi manajemen. Ketiganya mengharuskan setiap kandidat untuk mendapatkan gelar kesarjanaan dan pengalaman praktek sebelum memperoleh sertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor akuntan the Big Four&lt;br /&gt;Kantor akuntan the Big Four merupakan kantor akuntan internasional terbesar di dunia&lt;br /&gt;yang terdiri dari:&lt;br /&gt;1. PricewaterhouseCoopers&lt;br /&gt;2. Deloitte&lt;br /&gt;3. Ernst &amp;amp; Young&lt;br /&gt;4. KPMG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ditelusuri, sejarah keempat kantor akuntan terbesar tersebut berasal dari Eropa, yang sampai saat ini terbentuk dari serangkaian panjang penggabungan usaha. PricewaterhouseCoopers dan Deloitte didirikan di Inggris. Ernst &amp;amp; Young didirikan oleh seorang akuntan dari Skotlandia. KPMG merupakan produk gabungan dari dua kantor besar dari Belgia dan Belanda. Namun, karena pengaruh ekonomi Amerika Serikat yang sangat dominan, kantor-kantor cabang the Big Four yang berlokasi di Amerika Serikat selalu berhasil memperoleh penghasilan yang lebih besar dibanding dengan gabungan kantor-kantor cabangnya seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum terjadinya skandal Enron dan beberapa skandal akuntansi lainnya, ada lima kantor akuntan terbesar yang dinamakan the Big Five. Sejak pemisahan bisnis jasa atestasi Arthur Andersen, di Amerika Serikat sebagian besar bergabung dengan KPMG sedangkan di luar Amerika bergabung dengan Deloitte &amp;amp; Touche, Arthur Andersen keluar dari kelompok itu. Sebelumnya, pengelompokan kantor akuntan terbesar ini juga dikenal sebagai the Big Six dan the Big Eight.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enron turned out to be only the first of a series of Accounting scandals that enveloped the accounting industry in 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is likely to have far-reaching consequences for the U.S. accounting industry. Application of International Accounting Standards originating in International Accounting Standards Board headquartered in London and bearing more resemblance to UK than current US practices is often advocated by those who note the relative stability of the U.K. accounting system (which reformed itself after scandals in the late 1980s and early 1990s). Accounting reform of a far more comprehensive sort is advocated by those who see issues with capitalism or economics, and seek ecological or social accountability.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-2033658964439757253?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/2033658964439757253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=2033658964439757253&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2033658964439757253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2033658964439757253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/sejarah-akuntansi.html' title='Sejarah Akuntansi'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-8689690053738922007</id><published>2008-05-20T18:31:00.001-07:00</published><updated>2010-06-25T02:14:30.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gelar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Penggunaan Gelar Certified Publik Accountant (CPA)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://www.iaiglobal.or.id/id/indexd.asp"&gt;http://www.iaiglobal.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membuka KAP(Kantor Akuntan Publik) sendiri , seseorang harus mempunyai gelar Ak (Akuntan) yang diperoleh bila menempuh PPAK (Program Profesi Akuntansi) sehingga terdaftar di Depkeu (Register Accountant) dan dengan gelar Ak tersebut , baru bisa mengikuti USAP (Ujian Saringan Akuntan Publik) dan apabila lulus dari Ujian tersebut anda berhak mendapatkan gelar BAP (Bersertifikat Akuntan Publik) namun untuk sekarang  ada perubahan dari BAP ke CPA (Certified Publik Accountant)tertanggal 28 Nopember 2007 seperti yang dijelaskan dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Gelar Certified Publik Accountant (CPA) bagi para pemegang Sertifikat Akuntan Publik melalui SK nomor:KEP-27/SK/DPN/IAI/XI/2007 tertanggal 28 Nopember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-8689690053738922007?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/8689690053738922007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=8689690053738922007&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8689690053738922007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8689690053738922007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/penggunaan-gelar-certified-publik.html' title='Penggunaan Gelar Certified Publik Accountant (CPA)'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-2118104832031136263</id><published>2008-05-16T01:15:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:12:55.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Balada Sang Penakluk</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;diambil dari &lt;a href="http://www.swa.co.id/sekunder/kolom/manajemen/strategi/details.php?cid=2&amp;amp;id=249"&gt;http://www.swa.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Indonesia menyimpan cukup banyak perusahaan yang mampu mendominasi pasar global di industri yang mereka terjuni. Beberapa dari mereka bahkan menjadi nomor 1 atau 2. Simak dan ikuti jejak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam Indonesia memiliki sejumlah perusahaan yang terbukti amat tangguh di pasar global. Dibilang “amat tangguh”, karena kenyataannya memang demikian. Contohnya -- mungkin Anda sering mendengar nama ini -- PT Great Giant Pineapple. Perusahaan ini kini berhasil meraih posisi sebagai produsen nanas kalengan terbesar di dunia, mengungguli raksasa dunia semacam Del Monte dan Dole. Menguasai 17% pasar dunia, produk perusahaan yang memiliki perkebunan luas di Lampung Tengah ini telah menembus 50-an negara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PT Agarindo Bogatama yang bermarkas di Tangerang, Jawa Barat, tak kalah hebat. Mengusung merek Swallow Globe Brand, perusahaan ini sekarang menjadi produsen dan pemasok tepung agar-agar terbesar kedua di dunia. Dalam 1-2 tahun ke depan, Swallow Globe Brand bahkan diprediksi menjadi pemain global nomor satu di industrinya. Ini berkat perjuangan Efendy Tjoeng yang selama 36 tahun tiada henti berinovasi dan selalu berusaha menerapkan teknologi paling modern di pabrik tepung agar-agarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua perusahaan di atas sekadar contoh. Masih ada sederet nama lain yang sepak terjangnya sangat diperhitungkan di pasar global, seperti Grup Ceres (produsen cokelat), Grup Musim Mas (minyak sawit), PT Tjiwi Kimia (pulp dan kertas) dan PT Sari Makmur (eksportir kopi, pemasok terbesar Starbucks). Seperti akan Anda simak pada tulisan Sajuta setelah ini, kehebatan mereka tecermin dari keberhasilan menjadi pemain yang mampu mendominasi industri yang dimasuki. Katakanlah, mereka berhasil masuk dalam jajaran 5 atau 10 besar di pasar global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi tersebut tentu sangat pantas kita banggakan. Sebab, jangankan untuk prestasi sehebat itu, untuk keberhasilan yang sekecil apa pun selalu terselip kisah-kisah yang menarik didengar. Nah, apa lagi untuk prestasi luar biasa seperti yang diraih para penakluk pasar global itu, pastilah tersimpan gelora bisnis dan, tentu saja, romantika manusia-manusia yang terlibat di dalamnya. Di sana ada gelegak semangat, bara cita-cita, bersemainya nilai-nilai kejuangan, sedih-bahagianya menghadapi tiap fase jatuh-bangun, juga penghayatan atas nilai-nilai serta makna kerja keras dan disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sedikit pun mengurangi rasa kagum atas prestasi yang mereka raih, jujur saja kita akui, sebagian besar mereka bergerak di industri yang mengandalkan sumber daya alam. Tak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hal ini. Justru itu merupakan bentuk syukur atas karunia kekayaan alam yang dilimpahkan kepada negeri ini. Tulisan yang mengungkap liku-liku sukses mereka sebagai penakluk pasar global diharapkan menginspirasi, menyemangati sekaligus memacu para pengusaha di bidang-bidang industri lain yang sebetulnya berpotensi besar menjadi pemain hebat kelas dunia. Sebab, kendati sumber daya alam kita melimpah, belum semuanya ditangani dengan baik -- artinya dikelola secara profesional dan efisien sehingga membawa manfaat besar bagi masyarakat, negara, ataupun pengusahanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, liku-liku sukses mereka diharapkan menginspirasi juga bidang-bidang lain yang tidak mengandalkan sumb&lt;span style="font-family: arial;"&gt;er daya &lt;/span&gt;alam tapi berpotensi menjadi pemain global. Seperti yang kita saksikan selama beberapa tahun terakhir, produk-produk yang dimasukkan dalam kategori industri kreatif dari Indonesia pun mulai merambah pasar ekspor, antara lain produk software, musik, sinetron, game, animasi, fashion dan spa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan perkembangan mutakhir tersebut, selain bisa belajar dari para penakluk pasar&lt;br /&gt;global di atas, kita juga bisa belajar dari negara-negara lain yang miskin sumber daya alam tapi&lt;br /&gt;terbukti amat tangguh di percaturan global. Kita ambil contoh Korea Selatan. Pada gerbang kompleks industri baja Pohang Iron and Steel Company di Kor-Sel, terpampang tulisan dengan huruf besar-besar: “Sumber daya alam terbatas, kreativitas tidak terbatas.” Tak ada yang istimewa dari kata-kata ini. Tiap orang juga tahu itu. Namun slogan yang simpel ini, karena dikondisikan terus-menerus, lama-lama tertancap juga di benak bangsa Kor-Sel. Bahkan, akhirnya menjadi visi, imajinasi dan kekuatan bangsa Kor-Sel untuk berjuang menggapai kemajuan dan kemakmuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi bangsa Kor-Sel yang miskin sumber daya alam, memang tak ada senjata lain selain kreativitas, ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi untuk bersaing dan bertarung melawan bangsa-bangsa lain. Dan “ideologi baru” ini terbukti telah melambungkan bangsa ini hingga memiliki raksasa-raksasa industri seperti Samsung, Hyundai, Daewoo dan LG yang produk-produknya kini mendominasi pasar global. Belakangan, produk-produk dari industri kreatifnya pun mulai menyerbu pasar global, seperti film, sinetron dan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh makronya jelas sangat besar. Ketika bangsa Kor-Sel baru merdeka pada 1962, pendapatan per kapitanya US$ 87/tahun, lebih rendah daripada Indonesia yang saat itu US$ 90. Akan tetapi, pada 1996, artinya setahun sebelum krisis kawasan, pendapatan per kapita Kor-Sel sudah melejit menjadi US$ 10.543, sementara Indonesia masih berkutat di angka US$ 1.000 atau tak sampai sepersepuluhnya. Padahal, keduanya sama-sama negara Asia. Padahal pula,  di samping lebih dulu merdeka dibanding Kor-Sel, negeri kita juga dikaruniai kekayaan alam berlimpah-ruah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan itu semakin menegaskan bahwa kreativitas memang segalanya. Jepang dan Singapura, yang juga amat miskin sumber daya alam, merupakan bukti lain yang tak terbantahkan bahwa hanya dengan kreativitas -- tentu saja disertai kerja keras dan disiplin – suatu negara mampu menaklukkan dunia. Jepang, di samping sangat dominan di industri otomotif (yang seluruh bahan bakunya impor) dan elektronik, belakangan juga sangat agresif menyerbu pasar global lewat industri kreatifnya dengan produk-produk andalan seperti game, animasi dan komik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Singapura tak kalah taktis dan antisipatif. Selain menyediakan banyak beasiswa bagi anak-anak cerdas dari seluruh penjuru dunia, negeri “secuil” ini bahkan dengan mudahnya memberikan kewarganegaraan bagi mereka yang terlihat cerdas dan kreatif. Tak terkecuali mahasiswa dari Indonesia. Nah, orang-orang pilihan inilah yang kelak memacu perekonomian dan bisnis di negeri itu sehingga tampil sebagai pemain global yang disegani, di bidang apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para birokrat dan kaum cendekiawan Indonesia pasti sudah sangat memahami tren global seperti itu. Yang kita tunggu tinggallah niat luhur, plus eksekusinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-2118104832031136263?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/2118104832031136263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=2118104832031136263&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2118104832031136263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2118104832031136263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/balada-sang-penakluk.html' title='Balada Sang Penakluk'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-1373167948071850739</id><published>2008-05-16T01:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:09:12.284-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Peran Akuntan dalam Pemeriksaan Pajak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;dari &lt;a href="http://accountingcommunity.blogspot.com/2008/04/peran-akuntan-dalam-pemeriksaan-pajak.html"&gt;http://accountingcommunity.blogspot.com &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia edisi 17 Juli lalu memuat head line berjudul Ditjen Pajak setuju libatkan akuntan publik. Sebetulnya pelibatan akuntan publik dalam perpajakan bukan hal yang baru. &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada era awal 80-an terdapat keputusan Menteri Keuangan yang mengatur bahwa laporan keuangan yang sudah diperiksa oleh akuntan publik tidak akan diperiksa lagi oleh instansi pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi karena ternyata banyak akuntan yang berkelakuan seperti tukang jahit, maka ketentuan tersebut tidak diberlakukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stigma bahwa profesi akuntan merupakan profesi yang tidak bisa dipercaya itu tetap melekat sampai sekarang. Pendapat Anggota Komisi XI DPR Drajat H. Wibowo yang menyatakan bahwa usulan Tim Review RUU Perpajakan untuk memangkas kewenangan Ditjen Pajak dan menyerahkannya ke akuntan publik merupakan pemikiran yang salah kaprah, bisa diterima. Jangan-jangan justru sebagai sarana penggelapan pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang jahit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa akuntan publik di Indonesia bertindak seperti tukang jahit adalah suatu yang riil. Anda bisa minta akuntan untuk memberikan pendapat apa saja mengenai laporan keuangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar tanpa sarat, wajar dengan pengecualian, pendapat tidak wajar, atau pendapat tidak memberikan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa meminta akuntan publik mempercantik angka-angka laporan keuangan, atau sebaliknya mendramatisir keparahan usaha Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya model apapun yang Anda minta, akuntan publik bisa memenuhinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tentu saja tidak semua akuntan publik di Indonesia itu berlaku seperti itu. Akuntan publik yang menjunjung norma dan etika juga tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akuntan publik sebagai profesi seperti halnya profesi lain tidak steril terhadap adanya penyimpangan. Akan ada oknum-oknum yang tidak mematuhi rambu-rambu yang ditetapkan profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tidak adil dengan generalisasi bahwa akuntan publik adalah tukang jahit sehingga dijadikan faktor penghambat untuk dilibatkan dalam masalah perpajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya penolakan pelibatan akuntan publik dalam memeriksa perpajakan merupakan tamparan bagi profesi akuntan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu tamparan yang memang harus diterima karena memang demikian adanya. Profesi akuntan, termasuk di dalamnya akuntan manajemen, adalah profesi abu-abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui bahwa profesi akuntan turut menyumbang terjadinya krisis ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelakuan akuntan yang miring ini, ternyata tidak hanya terjadi di sini. Dibelahan bumi lain pun sama saja. Kasus Enron, Worldcom dan lain-lain yang tergolong kejahatan akuntansi, adalah contoh kondisi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tampaknya Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sudah saatnya mengajak para anggotanya untuk secara bersama-sama melakukan tobat nasional, berhenti menjadi tukang jahit. Mengakhiri stigma negatif ini atau membiarkannya untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cap sebagai tukang jahit ini cukup merugikan perkembangan profesi akuntan di dalam negeri. Banyak kasus audit yang seharusnya bisa ditangani oleh kantor akuntan publik lokal, tetapi diserahkan ke akuntan publik luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan karena akuntan lokal lebih bodoh dari akuntan luar. Standar audit kita adalah fotokopi dan Generelly Accepted Auditing Standard (GAAS) yang dibuat oleh AICPA (American Institute of Publik Accountant).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan antara auditor kita dengan auditor luar adalah bahwa auditor kita bisa bertindak sebagai tukang jahit, sementara auditor luar tidak. Jadi masalahnya adalah kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakai laporan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua kelompok pemakai laporan keuangan. Pihak internal dan pihak eksternal. Pihak internal adalah manajemen perusahaan. Sementara pihak eksternal antara lain pemegang saham, kreditor, dan instansi pemerintah seperti instansi pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemakai ekstern, Ditjen Pajak bisa menggunakan laporan keuangan sesuai kepentingannya, misalnya untuk menghitung pajak terhutang wajib pajak (WP) yang bersangkutan. Laporan keuangan itu bisa yang telah diaudit maupun tidak, tergantung kepada WP yang menyampaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan Ditjen Pajak terhadap laporan keuangan yang disampaikan WP adalah bebas. Artinya apakah Ditjen Pajak itu dalam menghitung pajak akan sepenuhnya berdasarkan laporan keuangan yang dilampirkan WP dalam SPT atau mengabaikannya dan melakukan pemeriksaan lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Ditjen Pajak mempunyai kewenangan penuh untuk mempercayai atan tidak laporan keuangan WP. Hak Ditjen Pajak itu tetap melekat apakah dimuat dalam undang-undang atau tidak. Apakah hak inilah yang akan diserahkan ke akuntan publik? Artinya jika WP telah melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, Ditjen Pajak tidak akan melakukan pemeriksaan lagi. Walaupun ada keinginan untuk itu, sebaiknya tidak dinyatakan secara eksplisit. Tetapi dilakukan secara diam-diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting untuk dicantumkan dalam undang-undang adalah adanya keharusan bagi WP badan untuk melampirkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik dalam SPT. Tentang tindak lanjut atas laporan keuangan auditan itu terserah Ditjen Pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tanggung jawab akuntan publik terhadap laporan keuangan yang diauditnya dan dilampirkan dalam SPT klien, atau bagaimana jika ternyata laporan keuangan itu tidak benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paragraf pertama dari suatu laporan akuntan berbunyi demikian "...Laporan keuangan ini merupakan tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab kami adalah memberikan pendapat tehadap laporan keuangan berdasarkan hasil pemeriksaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi akuntan publik mempunyai tanggung jawab terhadap opini yang diberikan atas laporan keuangan yang diperiksanya. Ia tidak bisa lari dari tanggung jawab jika laporan keuangan yang dikaitkan dengan pendapatnya itu terdapat penyimpangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya tanggung jawab akuntan publik ini harus dilihat baik dari perspektif WP maupun akuntan publik. Artinya apakah ketidakbenaran pendapat akuntan publik itu disebabkan kesalahan WP atau akuntan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang kesalahan itu ada di akuntan publik, maka akuntan publik harus dikenakan sanksi. Tetapi jika ternyata kesalahan itu ada pada WP, akuntan publik harus dibebaskan dari tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyeret ke pengadilan akuntan publik yang diduga melakukan kecurangan merupakan sesuatu yang positif bagi profesi akuntan secara keseluruhan. Siapa yang salah harus dihukum. Dan ini untuk menghindari gebyah uyah, bahwa seluruh akuntan publik adalah tukang jahit. Dan karena itu jangan dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh Sukarman Ardi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Konsultan manajemen pada Focus Data Consulting Jakarta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-1373167948071850739?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/1373167948071850739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=1373167948071850739&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1373167948071850739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1373167948071850739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/peran-akuntan-dalam-pemeriksaan-pajak.html' title='Peran Akuntan dalam Pemeriksaan Pajak'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-1087260559869467452</id><published>2008-05-11T05:23:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:08:34.495-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='accounting'/><title type='text'>Laporan Akhir SIA (Minggu Terakhir)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ni... LA SIA Minggu terakhir, DFD Sistem Pembelian Kredit bwt temen2 yg ngambil kelas SIA lanjut... k enjoy.......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://s282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/?action=view&amp;current=DkonteksSPK.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/DkonteksSPK.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/?action=view&amp;current=DZeroSPK.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/DZeroSPK.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/?action=view&amp;current=DLevelProses2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/DLevelProses2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/?action=view&amp;current=DLevelProses3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/DLevelProses3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-1087260559869467452?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/1087260559869467452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=1087260559869467452&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1087260559869467452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/1087260559869467452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/laporan-akhir-sia-minggu-terakhir.html' title='Laporan Akhir SIA (Minggu Terakhir)'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-4988813975615700088</id><published>2008-05-07T00:27:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:07:39.186-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KewirausahaaN'/><title type='text'>Umbi Cafe (Buisnes Plan)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=Logo-Umbicafe.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="width: 161px; height: 112px;" alt="Photobucket" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/Logo-Umbicafe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Visit &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IT"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www.umbicafe.blogspot.com"&gt;www.umbicafe.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" lang="IT" &gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;1.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" lang="IT"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Latar Belakang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Rutinitas yang menjemukan menyebabkan setiap individu mendambakan tempat berkumpul yang nyaman. Apalagi untuk masyarakat perkotaan yang memiliki sedikit sekali ruang publik yang bisa dikatakan nyaman. Pada umumnya masyarakat lebih memilih menghabiskan waktu untuk hang out bersama keluarga, teman, atau bahkan kekasih di mall. Selain hang out di mall pada umumnya masyarakat juga memilih cafe sebagai alternatif. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Suasana di cafe cenderung lebih tenang karena tidak banyak orang yang berlalu lalang. Cafe-cafe di Indonesia sudah sangat menjamur namun kebanyakan dari cafe-cafe yang sudah ada adalah bertemakan modern dan menu makanan berasal dari luar negeri. Namun tidak sedikit pula yang mengusung suasana tradisional sebagai tema cafe tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Meskipun cafe sudah banyak di Indonesia kami tidak gentar mendirikan sebuah cafe yang bernama umbi cafe. Sesuai dengan namanya yaitu umbi cafe, cafe kami menyajikan makanan yang berbahan dasar umbi-umbian. Selama ini umbi hanya dikenal sebagai makanan tradisonal yang memiliki nilai jual yang rendah. Dalam konsep umbi cafe ini kami akan mengangkat citra umbi yang tradisional menjadi makanan yang modern.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" lang="IT"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;2.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Visi dan Misi Organisasi&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 153, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Adapun visi dari cafe kami adalah&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 153, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;“Menjadikan umbi sebagai makanan modern dan ekslusif”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(0, 0, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Misi dari Umbi Cafe adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Ø&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" lang="SV"&gt;Menciptakan masakan modern dengan cita rasa umbi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Ø&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menciptakan umbi sebagai hidangan yang istimewa&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Ø&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menciptakan suasana cafe senyaman mungkin&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;Ø&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Memberi pelayanan yang memuaskan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(51, 204, 0); line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(51, 204, 0); text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;3.&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Slogan Umbi Cafe&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; color: rgb(51, 204, 0); line-height: 150%; text-align: center;"&gt;” Go Umbi Cafe, Get Exclusive Service, Get more satisfaction….”&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Analisis Pemasaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Target konsumen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Yang menjadi sasaran bisnis Umbi Café adalah masyarakat kelas menengah atas.&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Bisnis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Lingkungan bisnis dari Umbi Café adalah wilayah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Alamat dari Umbi Café yaitu di Jalan Pajajaran No 109 Bogor.&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pelaku Bisnis yang Sudah Ada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Banyak usaha atau bisnis di Kota Bogor yang menggeluti bidang kuliner namun pesaing Umbi Café disortir berdasarkan kelas sasaran konsumen yaitu masyarakat kelas atas. Adapun pelaku bisnis yang sudah ada dan hampir mirip dengan renacana bisnis Umbi Café yaitu Makaroni Panggang dan Apple Pie. Namun renacana bisnis dari Umbi café tidak sepenuhnya sama karena produk yang dijual memiliki bahan dasar yang berbeda. Semua produk Umbi café adalah berbahan dasar umbi-umbian seperti ganyong, talas, ubi, ubi ungu, singkong, dan kentang.&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Potensi Bisnis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;Kursi yang disediakan untuk pengunjung berjumlah sekitar 62 kursi. Sehingga dapat diperkirakan dalam sehari akan ada 100 orang pengunjung yang mampir dan menikmati menu yang disediakan Umbi Café. Kemudian tidak menutup kemungkina untuk pesanan yang dibawa pulang yang memiliki potensi penjualan sebasar 20 lusin dengan berbagai variasi jenis kue.&lt;/p&gt;     &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Ganyong Chiffon Cake" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Ganyong Chiffon Cake"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Cake lembut dengan bahan dasar tepung ganyong sebagai pengganti tepung terigu. Rasa ini tidak kalah dengan Chiffon Cake biasa justru cake ini memiliki cita rasa yang khas dan special. Didalam Chiffon cake ini diisi oleh fla yang terdiri dari 2 pilihan rasa yaitu rasa mint yang segar dan rasa vanilla yang memikat. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Rainbow Pudding With Talas Fla" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;"&lt;strong&gt;Rainbow Pudding With Talas Fla"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Puding ini terdiri dari beberapa warna berlapis menyerupai pelangi yaitu warna merah dari buah strawberry, warna orange dari buah jeruk, marna hijau dari buah melon, warna biru dari buah blueberry, dan warna ungu dari buah anggur. Dari rasa tersebut dipadukan tanpa menghancurkan rasa satu sama lain namun memunculkan rasa yang khas karena pada toping pudding ini diberi Fla talas yang lezat. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Cheese Sweet Potatoes Steak" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Cheese Sweet Potatoes Steak"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Steak yang terdiri dari ubi, keju, dan daging sapi cincang dan diolah menjadi steak lezat penuh gizi. Penyajiannya disertai dengan salad sayuran yang terdiri dari jagung manis, kacang polong, kacang merah, wortel, dan daun selada. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Cheese Cassava Dorayaki" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Cheese Cassava Dorayaki"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Makanan ini seperti makanan favorit Doraemon. Namun pembuatan kue dorayaki ini dibuat dengan bahan dasar singkong yang dicampur dengan tepung tapioca dan terigu serta diberi campuran keju. Didalam dorayaki ini berisi aneka rasa seperti rasa cokelat, strawberry, vanilla, cappuccino, dan blueberry.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Cake Purple Sweet Potatoes" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Cake Purple Sweet Potatoes"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Cake berwarna ungu nan cantik terbuat dari tepung ubi ungu. Berlapis krim lezat dengan rasa mint yang menyegarkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s284.photobucket.com/albums/ll22/nded/?action=view&amp;amp;current=6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Cheese Potatoes with Mix Vegetable Omelet" src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Cheese Potatoes with Mix Vegetable Omelet"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Omelet dengan isi aneka sayuran (wortel, kacang polong, dll), jamur, sosis, daging cincang, keju, dan dilumat dengan kentang dan dikocok dengan telur kemudian ditaburi keju cheddar dan keju mozzarella. Kemudian dipanggang dengan menggunakan open batu tradisonal sehingga muncul aroma dan rasa yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i284.photobucket.com/albums/ll22/nded/Brosur-UMBICafe.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-4988813975615700088?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/4988813975615700088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=4988813975615700088&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4988813975615700088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4988813975615700088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/umbi-cafe-buisnes-plan.html' title='Umbi Cafe (Buisnes Plan)'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-4826387304814795902</id><published>2008-05-05T00:51:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T02:06:50.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Membuat Read More</title><content type='html'>Diambil Dari&lt;a href="http://artikel32.blogspot.com/2008/04/membuat-read-more-atau-baca.html"&gt;&lt;br /&gt;http://artikel32.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah banyak blog-blog lain yang membahas masalah ini. Tapi tidak ada salahnya jika saya coba untuk membahasnya di sini. Tulisan "Read more..." atau "Baca selengkapnya..." biasanya ditambahkan pada suatu postingan untuk memotong bagian tertentu di postingan itu. Penambahan ini biasanya dimaksudkan untuk mempersingkat postingan pada halaman muka suatu Blog.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Jika kita mengklik "Read more..." atau "Baca selengkapnya.." yang biasanya terdapat pada bagian akhir posting, maka kita akan dapat melihat isi dari keseluruhan postingan dari blog tersebut pada satu halaman. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat "Read more..." atau b"Baca selengkapnya..." pada Blogger versi baru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Login di Blogger dengan mengunakan username dan password milik anda&lt;br /&gt;    * Pilih Menu Layout pada Dashboard blog anda&lt;br /&gt;    * Pilih Edit HTML&lt;br /&gt;    * Beri centang pada Expand Widget Templates untuk menampilkan seluruh isi HTML&lt;br /&gt;    * Untuk keamanan blog anda, ada baiknya back up terlebih dahulu template anda dengan mengklik "Download Full Template"&lt;br /&gt;    * Cari kode berikut pada template anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div class='post-body'&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Untuk mempercepat pencarian klik menu Edit--&gt; Find In This Page.. kemudian ketikkan kode diatas&lt;br /&gt;    * Tambahkan kode berikut tepat dibawah kode yang dicari tadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;b:if cond='data:blog.pageType == "item"'&amp;gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;p&gt;&lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;b:else/&amp;gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;style&gt;.fullpost{display:none;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kemudian cari lagi kode dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tambahkan Kode berikut tepat dibawah kode tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;a expr:href='data:post.url'&amp;gt;Read More......&amp;lt/a&amp;gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tulisan Read More...... dapat diganti dengan Baca selengkapnya...... atau kata lainnya sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;    * Akhiri dengan mengklik Save Template untuk menyimpan perubahan yang telah dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Memposting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika langkah di atas sudah selesai dilakukan, maka selanjutnya kita tinggal memposting sesuatu yang kita inginkan. Namun sebelum memposting ada beberapa langkah yang mesi tilakukan agar postingan kita dapat terpotong di tempat yang kita inginkan. Perhatikan Langkah-langkah berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Masuk ke bagian setting kemudian klik formatting&lt;br /&gt;    * Pada bagian Post Template ketikkan kode dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Klik Save Setting&lt;br /&gt;    * Langkah berikutnya adalah tinggal memposting apa yang kita inginkan.&lt;br /&gt;    * Masuk ke menu posting&lt;br /&gt;    * Kemudian pada bagian html-nya akan terlihat kode yang telah kita ketikkan pada Post Tempalte tadi&lt;br /&gt;    * Ketikkan Post yang ingin ditampilkan pada halaman depan diatas kode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dan ketikkan sisa nya setelah kode tersebut, sehingga postingan kita akan menjadi seperti berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketikkan postingan awal disini&lt;br /&gt;    &amp;lt;div class="fullpost"&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketikkan sisa postingan disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Langkah terakhir adalah klik Publish Post&lt;br /&gt;    * Kemudian buka blog anda, dan lihat hasilnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-4826387304814795902?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/4826387304814795902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=4826387304814795902&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4826387304814795902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/4826387304814795902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/05/membuat-read-more.html' title='Membuat Read More'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-529926744447835454</id><published>2008-04-26T08:25:00.001-07:00</published><updated>2010-06-25T01:36:28.191-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>UAN dan SPMB</title><content type='html'>UAN dan SPMB  adalah 2 tahap yang akan dilewati para anak sma yg mau lulus dan yg akan melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi ,gw juga pernah ngerasain uan dan spmb, waktu itu dah ada syrat kelulusan tahun 2004 itu 4,00 dan kaloe ada yg dibawah nilai tersebut masih bisa mengulang UAN yang dibawah, syarat UAN diberlakukan pada th 2003 dengan syarat kelulusan 3,00 dan masih bisa mengulang ujian yang dibawah nilai kelulusan.&lt;span class="fullpost"&gt; Namun apa yang menurut gw aneh dari UAN dan SPMB adalah soal yang di ujikan khususnya gw Anak IPS yakni GEOGRAFI , kenapa gw bilang aneh...ya aneh aja bukan karena  materi pelajarannya tapi kenapa di ujikan untuk anak IPS , emang materinya dasar tapi tetep aja ANAK IPS kagak bisa MASUK YANG NAMANYA JURUSAN GEOGRAFI, kenapa mang... ya karena emang nggak masuk bidang SOSIAL, kalo di UNIVERSITAS tu jurusannya dari Fakultas MIPA jadi... ya nggak mungkin  loe masuk, and kenapa juga kita(ANAK IPS) harus jawab pelajaran GEOGRAFI di SPMB (ANeh....) sekali lagi aneh... buat apa diujikan kalau ANAK IPS sendiri ngaak bisa masuk tu jurusan.... hihihhihi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-529926744447835454?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/529926744447835454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=529926744447835454&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/529926744447835454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/529926744447835454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/uan-dan-spmb.html' title='UAN dan SPMB'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-8693000992624941100</id><published>2008-04-25T02:23:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:35:24.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My days'/><title type='text'>Mandarin 1 Gw lulus...</title><content type='html'>Setelah tgl 19 April kemarin gw Final test Mandarin 1, hari ini adek gw ngeliatin lulus pa nggak sekalian gw jemput. dan sukurnya gw lulus...(Amin) . Hari ini gw juga UTS Analisis Perencanaan SIA 2, essay 3 nomer.... kebayang tu susuah (gw g belajar) disuruh ngejelasin Sistem penjualan, Flowcart Pengendalian Produksi , ma bikin database penggajian, and i totaly blank nihilsme ditambah gw telat 15 menit n slh msk ruang ujian pula yauda gw nagarang aja deh. ..Besok sabtu gw uts eko internasional, again i'm not prepare enough.. Tpi smoga aj gw bisa ngerjain utsnya ,essay pula mak...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Blik lg mengenai kursur mandarin Gw penasaran gmn ntarnya ya? Mudah-mudahan gw bisa ngikutin... Gw kursus mandarin krn penting menurut gw yg background nya eko buat soft skillnya, lihat de di iklan lowongan kerja yg bisa bhs mandari lbh / mpnyai nilai tambah.. N emang cina termasuk negara ekonomi baru ,BRIC (brazil , rusia , india , dan cina) gitu yg gw baca di buku  dan negara negara ini pertumbuhannya gila-gilaan . Jadi g salah kalo kita mendalami bahasa, apapun bahasanya ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, ngomong-momong soal bahasa, gw juga tertarik ma bahasa isyarat (sign language).. Jadi tiap negara tu beda-beda , tapi indonesia banyak ngikutin american sign language gitu gw juga taunya pas browsing,. Tau nggak  metal geasture di artikan dgn kalimat ( i love u ), pokoknya menarik lah ..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-8693000992624941100?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/8693000992624941100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=8693000992624941100&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8693000992624941100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8693000992624941100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/mandarin-1-gw-lulus.html' title='Mandarin 1 Gw lulus...'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-2334388336830248511</id><published>2008-04-25T01:22:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:34:19.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Icon'/><title type='text'>Membuat Icon di Hp Nokia Serie 60 v.1</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; Setelah sukses dengan membuat Ultra MP3 skin, gw jadi penasaran buat ngutak-ngutik hp (gw Pake N-gage) dan gimana kalau mainin iconnya ,jadi deh gue browsing cari informasi ,google atau forum-forum di internet dan gw coba ngunjungin forum di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ipmart-forum.com/"&gt;www.ipmart-forum.com&lt;/a&gt; (ni juga gw tau dari si Alit).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang lo harus punya di komputer (program) sebelum memulai membuat Icon di HP yang OS Symbian adalah :&lt;/p&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;BLUETOOTH, INFRA RED, KABEL DATA, CARD READER&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;SMART FILE MAN , SYSTEM EXPLORER&lt;/b&gt; atau program      sejenis di HP ber &lt;b&gt;OS Symbian &lt;/b&gt;Anda.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;ICON WIZARD&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.ipmart-forum.com/attachment.php?attachmentid=172148&amp;amp;d=1156819767"&gt;download Icon Wizard ( www.ipmart-forum.com )&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PHOTOSHOP&lt;/b&gt; untuk mengedit gambar.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sekarang langkah-langkahnya….. :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Klik &lt;b&gt;PHOTOSHOP&lt;/b&gt; buat 2 gambar dengan      ekstensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.BMP&lt;/b&gt; masing masing      44x44 pixel , dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;42x29 pixel &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;44 x 44 Pixel&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:44.25pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image001.png" title="SKULL1"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/SKULL1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt; &lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/SKULL2.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;        &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style="'width:42pt;height:29.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image003.png" title="SKULL2"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;42 x 29 Pixel&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pilih program apa yang akan di ganti Icon-nya. Lihat &lt;b&gt;UID3/type&lt;/b&gt;      program tsb dengan menekan &lt;b&gt;keypad angka 5&lt;/b&gt; dari &lt;b&gt;SMART FILE MAN /      SELEQ&lt;/b&gt; . &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;(&lt;b&gt;Co/ AntiVirus Application&lt;/b&gt;) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" style="'width:132pt;height:156pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image005.jpg" title="Avir"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/Avir.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style=""&gt; alt="Photobucket"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/UidType01.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;               &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" style="'width:120.75pt;height:132pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image006.jpg" title="UidType(01)"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Klik program &lt;b&gt;ICON WIZARD&lt;/b&gt; , &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;ketik &lt;b&gt;UID ( Co/ 101feb57 )&lt;/b&gt; nya , &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Destination directory : sesuai dengan directory nya &lt;b&gt;( Co/ E:\System\Apps\AntiVirus )&lt;/b&gt; ,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Application name : &lt;b&gt;( Co/ Anti Virus, tapi gw ketik Virus disini )&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" style="'width:318pt;height:237.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image008.jpg" title="ICONWIZ1"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/ICONWIZ1.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Setelah itu pilih 2 gambar berekstensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.BMP&lt;/b&gt; yang telah dibuat      sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" style="'width:312pt;height:214.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image010.jpg" title="ICONWIZ2"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/ICONWIZ2.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Save file berekstensi&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.AIF&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(      Co/Virus.AIF )&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1031" type="#_x0000_t75" style="'width:241.5pt;height:210.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image012.jpg" title="ICONWIZ4"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/ICONWIZ4.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pindahkan file &lt;b&gt;AntiVirus.AIF&lt;/b&gt; ke Folder lain,      File &lt;b&gt;Virus.AIF&lt;/b&gt; di Copy&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;,Paste ke &lt;b&gt;E:\System\Apps\UltraMP3\Skins\&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan rename menjadi &lt;b&gt;AntiVirus.AIF (      jika lewat kabel data )&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Lewat &lt;b&gt;Bluetooth&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Infra Red&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;-Send File berekstensi&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.AIF ( Co/ ViruS.AIF ), &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;-Find File berekstensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.AIF di E:\System\Mail\&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Mailbox &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;-Pindahkan File berekstensi&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;b&gt;AntiVirus.AIF&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang Asli ke Folder lain agar&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;tidak hilang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;-Cut file &lt;b&gt;VIRUS.AIF&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;,paste dan rename menjadi &lt;b&gt;AntiVirus.AIF&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="7" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Keluar dari &lt;b&gt;SMART FILE MANAGER / SELEQ&lt;/b&gt; dan      jalankan Applikasi &lt;b&gt;Anti Virus&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1032" type="#_x0000_t75" style="'width:103.5pt;height:138pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:/WINDOWS/TEMP/msoclip1/01/clip_image014.jpg" title="FilemanSELEq"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/FilemanSELEq.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-2334388336830248511?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/2334388336830248511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=2334388336830248511&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2334388336830248511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/2334388336830248511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/membuat-icon-di-hp-nokia-serie-60-v1.html' title='Membuat Icon di Hp Nokia Serie 60 v.1'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-8365921881024356502</id><published>2008-04-14T19:04:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:26:03.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Skin'/><title type='text'>Membuat Ultra MP3 Skin di HP</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pertama gw tau cara bikin skin buat Ultra MP3 di hp tu si Lala Karo-karo temen kampus dan sekelas juga . Dia cuma ngasih tau secara lisan, tapi gw ngerti. Yang penting&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;file ekstensi .PCX nya aja di modifikasi &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;Yang lo harus punya di komputer (program) sebelum memulai membuat skin Ultra MP3 adalah :&lt;/p&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bluetooth , Infra Red , Kabel Data , Card Reader      &lt;/b&gt;etc.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;SMART FILE MAN , SYSTEM EXPLORER&lt;/b&gt; atau      program sejenis di HP ber &lt;b&gt;OS Symbian &lt;/b&gt;Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_-YsXx5Zcmj0/SAQdsJ5tJLI/AAAAAAAAABM/KB5K908ft_c/s1600-h/FilemanSELEq.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:105.75pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="FilemanSELEq"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;img style="width: 170px; height: 170px;" src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/FilemanSELEq.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;WINZIP , WINRAR&lt;/b&gt; atau program sejenis.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;PHOTOSHOP atau program sejenis untuk mendesign      skinnya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang paling penting loe PUNYA IDE SOB.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sip, sekarang langkah-langkahnya….. :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kirim file berekstensi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;b&gt;.mp3skin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;( terserah / yg ad aja) dari &lt;b&gt;E:\System\Apps\UltraMP3\Skins\&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;ke komputer melalui &lt;b&gt;SMART FILE MAN /      SELEQ&lt;/b&gt; . &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Bagi yang pakai Card Reader tinggal klik &lt;b&gt;(Drive):\System\Apps\UltraMP3\Skins\&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style="'width:105pt;height:114pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.jpg" title="FilemanSELEq(01)"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/FilemanSELEq01.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Bagi yang hanya punya sedikit mp3skin / males meng-unzip nya bisa mengambil 4 file di E:\System\Apps\UltraMP3\res\&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan copy file &lt;b&gt;FONT.PCX , SKIN.PCX , SPR.PCX , SPR_A.PCX&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke komputer Anda!&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;( JIKA MELALUI CARA INI,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;LEWATI LANGKAH 2 DAN 3 )&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" style="'width:112.5pt;height:150pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image005.jpg" title="Resource"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/Resource.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Buka file berekstensi&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;.mp3skin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan &lt;b&gt;WINZIP/WINRAR&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/blablabla.jpg" alt="bla.mp3skin" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;UNZIP&lt;/b&gt; file berekstensi&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;.mp3skin dan .&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Edit file&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;SKIN.PCX      &lt;/b&gt;melalui program &lt;b&gt;PHOTOSHOP&lt;/b&gt;, dengan width 176 pixel / 6,21 cm dan      height 208 pixels / 7,34 cm &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;Before&lt;span style=""&gt;                                                               &lt;/span&gt;After&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" style="'width:129pt;height:143.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image009.jpg" title="Skin be4"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" style="'width:128.25pt;height:2in'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="sutra after"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/Skinbe4.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/sutraafter.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Setelah di edit dan di save dengan PHOTOSHOP, maka      saatnya men zip ke empat file&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;tersebut ( &lt;b&gt;FONT.PCX , SKIN.PCX , SPR.PCX , SPR_A.PCX&lt;/b&gt; )      sehingga menjadi file yang kita inginkan dan berekstensi .zip (dlm contoh      ini SutraKharmelia.zip)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1031" type="#_x0000_t75" style="'width:252.75pt;height:171pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image013.jpg" title="winzipSutraKharmelia"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/winzipSutraKharmelia.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Setelah file diCopy&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;lalu diPaste ke E:\System\Apps\UltraMP3\Skins           ( jika memakai Card Reader )&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Send Via Bluetooth / Infr Red  , buka mailbox di Smart File Manager/SeleQ find #.mp3sksin dan Copy&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;lalu diPaste ke E:\System\Apps\UltraMP3\Skins&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/Sutrazip.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="7" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Rename File &lt;b&gt;SutraKharmelia.Zip&lt;/b&gt; menjadi &lt;b&gt;File      SutraKharmelia.mp3skin&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;( proses      rename ini dilakukan di HP dengan &lt;b&gt;SMART FILE MAN / SELEQ &lt;/b&gt;)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="7" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jalankan Program ULTRA MP3 di HP Anda dan pilihlah      skin yang telah anda buat ( co/ &lt;b&gt;SutraKharmelia )&lt;/b&gt;!! &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1032" type="#_x0000_t75" style="'width:132pt;height:159.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\AIC\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image015.jpg" title="SutraSkin"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="http://i282.photobucket.com/albums/kk241/irvan_saragih/SutraSkin.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;(SutraKharmelia.mp3skin dgn lagu bandnya si PA “NSFT –Akhirnya” jadi Playlistnya)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Nah segitu aje langkah-langkahnya …. Sorry kalo bahasanya kurang teratur / rapi ( makenye kudu kursus merangkai kata ).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Leave your comment fellow , I’ll Appreciate!!&lt;/p&gt;Kalau kurang jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat juga Artikel :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;"&lt;a href="http://yoto.wordpress.com/2007/10/01/menambahkan-skin-pada-aplikasi-ultramp3/"&gt;menambahkan skin pada aplikasi ultramp3&lt;/a&gt;" oleh Yohanes Lieberto&lt;/li&gt;&lt;li&gt;"&lt;a href="http://slamet-syahrir.blogspot.com/2007/08/membuat-skin-ultra-mp3-secara-manual.html"&gt;membuat skin ultra mp3 secara manual&lt;/a&gt;" oleh &lt;span class="post-author vcard"&gt;&lt;span class="fn"&gt;Slamet Syahrir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-8365921881024356502?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/8365921881024356502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=8365921881024356502&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8365921881024356502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8365921881024356502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/membuat-ultra-mp3-skin-di-hp.html' title='Membuat Ultra MP3 Skin di HP'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-736035189256131951</id><published>2008-04-13T21:45:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:32:16.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>Suku Simalungun</title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: center;" class="firstHeading"&gt;Suku Simalungun&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: center;" id="siteSub"&gt;Dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun"&gt;Wikipedia Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;!-- start content --&gt;    &lt;table class="infobox" style="background: rgb(255, 246, 217) none repeat scroll 0% 50%; width: 22em; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; font-size: 95%;" cellpadding="3"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(176, 130, 97) none repeat scroll 0% 50%; text-align: center; font-size: larger; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(254, 232, 171);"&gt;Suku Simalungun&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(254, 232, 171) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;Jumlah populasi&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;? juta jiwa&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(254, 232, 171) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;Kawasan dengan jumlah penduduk yang signifikan&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Utara" class="mw-redirect" title="Sumatra Utara"&gt;Sumatra Utara&lt;/a&gt;: &lt;b&gt;? ratus ribu jiwa&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(254, 232, 171) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;Bahasa&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_Simalungun&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bahasa Simalungun (belum dibuat)"&gt;Bahasa Simalungun&lt;/a&gt; (asli). &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia" title="Bahasa Indonesia"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Batak" title="Bahasa Batak"&gt;bahasa Batak&lt;/a&gt; lain juga digunakan.&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(254, 232, 171) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;Agama&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen" class="mw-redirect" title="Kristen"&gt;Kristen&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Katolik" title="Katolik"&gt;Katolik&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Animisme" title="Animisme"&gt;Animisme&lt;/a&gt;.&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;th style="background: rgb(254, 232, 171) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;Kelompok etnis terdekat&lt;/th&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak" title="Suku Batak"&gt;suku Batak&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Melayu" title="Suku Melayu"&gt;suku Melayu&lt;/a&gt;, dan suku-suku non-Melayu lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra bagian selatan.&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Suku &lt;b&gt;Simalungun&lt;/b&gt; adalah salah satu suku asli dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Utara" class="mw-redirect" title="Sumatera Utara"&gt;Sumatera Utara&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Simalungun dalam bahasa Simalungun memiliki kata dasar "&lt;i&gt;lungun&lt;/i&gt;" yang memiliki makna "sunyi". Nama itu diberikan oleh orang luar karena penduduknya sangat jarang dan tempatnya sangat berjauhan antara yang satu dengan yang lain. Orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Toba" title="Suku Toba"&gt;Batak Toba&lt;/a&gt; menyebutnya "Si Balungu" dari legenda hantu yang menimbulkan wabah penyakit di daerah tersebut, sedangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Karo" title="Suku Karo"&gt;orang Karo&lt;/a&gt; menyebutnya Batak Timur karena bertempat di sebelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timur" title="Timur"&gt;timur&lt;/a&gt; mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" id="toc" class="toc" summary="Daftar isi"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[  if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Asal-usul" id="Asal-usul"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Asal-usul&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Terdapat berbagai sumber mengenai asal usul Suku Simalungun, tetapi sebagian besar menceritakan bahwa nenek moyang Suku Simalungun berasal dari luar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kedatangan ini terbagi dalam 2 gelombang &lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-0" title=""&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Gelombang pertama (&lt;i&gt;Proto Simalungun&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;, diperkirakan datang dari Nagore (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt; Selatan) dan pegunungan Assam (India Timur) di sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-5" title="Abad ke-5"&gt;abad ke-5&lt;/a&gt;, menyusuri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Myanmar" title="Myanmar"&gt;Myanmar&lt;/a&gt;, ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siam" class="mw-redirect" title="Siam"&gt;Siam&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Malaka" title="Kesultanan Malaka"&gt;Malaka&lt;/a&gt; untuk selanjutnya menyeberang ke Sumatera Timur dan mendirikan kerajaan &lt;b&gt;Nagur&lt;/b&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raja" title="Raja"&gt;Raja&lt;/a&gt; dinasti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Damanik" title="Damanik"&gt;Damanik&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Gelombang kedua (&lt;i&gt;Deutero Simalungun&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;, datang dari suku-suku di sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Simalungun" title="Kabupaten Simalungun"&gt;Simalungun&lt;/a&gt; yang bertetangga dengan suku asli Simalungun.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Pada gelombang Proto Simalungun di atas, &lt;b&gt;Tuan Taralamsyah Saragih&lt;/b&gt; menceritakan bahwa rombongan yang terdiri dari keturunan dari 4 Raja-raja besar dari Siam dan India ini bergerak dari Sumatera Timur ke daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh" class="mw-redirect" title="Aceh"&gt;Aceh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Langkat" class="mw-redirect" title="Langkat"&gt;Langkat&lt;/a&gt;, daerah Bangun Purba, hingga ke Bandar Kalifah sampai Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian mereka didesak oleh suku setempat hingga bergerak ke daerah pinggiran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Toba" title="Danau Toba"&gt;danau Toba&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samosir" title="Samosir"&gt;Samosir&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Terbentuknya_Simalungun" id="Terbentuknya_Simalungun"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Terbentuknya Simalungun&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Pada kerajaan Nagur di atas, terdapat beberapa panglima (Raja Goraha) yaitu masing-masing bermarga&lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-1" title=""&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Saragih&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sinaga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Purba&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Kemudian mereka dijadikan menantu oleh Raja Nagur dan selanjutnya mendirikan kerajaan-kerajaan:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Silou (Purba Tambak)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanoh Djawa (Sinaga)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Raya (Saragih)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Selama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-13" title="Abad ke-13"&gt;abad ke-13&lt;/a&gt; hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-15" title="Abad ke-15"&gt;ke-15&lt;/a&gt;, kerajaan-kerajaan kecil ini mendapatkan serangan dari kerajaan-kerajaan lain seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singhasari" class="mw-redirect" title="Singhasari"&gt;Singhasari&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit" title="Majapahit"&gt;Majapahit&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rajendra_Chola&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Rajendra Chola (belum dibuat)"&gt;Rajendra Chola&lt;/a&gt; (India) dan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Aceh" class="mw-redirect" title="Sultan Aceh"&gt;Sultan Aceh&lt;/a&gt;, Sultan-sultan Melayu hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama periode ini, tersebutlah cerita "&lt;i&gt;Hattu ni Sapar&lt;/i&gt;" yang melukiskan kengerian keadaan saat itu di mana kekacauan diikuti oleh merajalelanya penyakit kolera hingga mereka menyeberangi "&lt;b&gt;Laut Tawar&lt;/b&gt;" (sebutan untuk Danau Toba) untuk mengungsi ke pulau yang dinamakan &lt;b&gt;Samosir&lt;/b&gt; yang merupakan kependekan dari &lt;b&gt;Sahali Misir&lt;/b&gt; (bahasa Simalungun, artinya sekali pergi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pengungsi ini kembali ke tanah asalnya (&lt;i&gt;huta hasusuran&lt;/i&gt;), mereka menemukan daerah Nagur yang sepi, sehingga dinamakanlah daerah kekuasaan kerajaan Nagur itu sebagai &lt;b&gt;Sima-sima ni Lungun&lt;/b&gt;, bahasa Simalungun untuk daerah yang sepi, dan lama kelamaan menjadi Simalungun. &lt;sup&gt;(M.D Purba, 1997)&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kehidupan_masyarakat_Simalungun" id="Kehidupan_masyarakat_Simalungun"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kehidupan masyarakat Simalungun&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Sistem mata pencaharian orang Simalungun yaitu bercocok tanam dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jagung" title="Jagung"&gt;jagung&lt;/a&gt;, karena &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Padi" title="Padi"&gt;padi&lt;/a&gt; adalah makanan pokok sehari-hari dan jagung adalah makanan tambahan jika hasil padi tidak mencukupi. Jual-beli diadakan dengan barter, bahasa yang dipakai adalah bahasa dialek. "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marga_Batak" title="Marga Batak"&gt;Marga&lt;/a&gt;" memegang peranan penting dalam soal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adat" title="Adat"&gt;adat&lt;/a&gt; Simalungun. Jika dibandingkan dengan keadaan Simalungun dengan suku Batak yang lainnya sudah jauh berbeda. Di Tapanuli sudah berdiri sekolah-sekolah, rumah sakit, dan sekolah-sekolah keterampilan lainnya sehingga sistem kehidupan Tapanuli lebih maju.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kepercayaan" id="Kepercayaan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kepercayaan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 152px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:PatungSimalungunBudha.jpg" class="image" title="Patung Sang Budha menunggang Gajah koleksi Museum Simalungun, yang menunjukkan pengaruh ajaran Budha pada Masyarakat Simalungun."&gt;&lt;img alt="Patung Sang Budha menunggang Gajah koleksi Museum Simalungun, yang menunjukkan pengaruh ajaran Budha pada Masyarakat Simalungun." src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/1e/PatungSimalungunBudha.jpg/150px-PatungSimalungunBudha.jpg" class="thumbimage" border="0" height="200" width="150" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:PatungSimalungunBudha.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Patung Sang Budha menunggang Gajah koleksi Museum Simalungun, yang menunjukkan pengaruh ajaran Budha pada Masyarakat Simalungun.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Sebelum masuknya Misionaris Agama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen" class="mw-redirect" title="Kristen"&gt;Kristen&lt;/a&gt; dari RMG pada tahun 1903, penduduk Simalungun bagian timur pada umumnya sudah banyak menganut agama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; sedangkan Simalungun Barat menganut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Animisme" title="Animisme"&gt;animisme&lt;/a&gt;. Ajaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu"&gt;Hindu&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budha" title="Budha"&gt;Budha&lt;/a&gt; juga pernah mempengaruhi kehidupan di Simalungun, hal ini terbukti dengan peninggalan berbagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Patung" title="Patung"&gt;patung&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arca" title="Arca"&gt;arca&lt;/a&gt; yang ditemukan di beberapa tempat di Simalungun yang menggambarkan makna &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Trimurti" title="Trimurti"&gt;Trimurti&lt;/a&gt; (Hindu) dan Sang Budha yang menunggangi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah" title="Gajah"&gt;Gajah&lt;/a&gt; (Budha).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila diselidiki lebih dalam suku Simalungun memiliki berbagai kepercayaan yang berhubungan dengan pemakaian mantera-mantera dari "Datu" (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dukun" title="Dukun"&gt;dukun&lt;/a&gt;) disertai persembahan kepada roh-roh nenek moyang yang selalu didahului panggilan kepada Tiga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewa" title="Dewa"&gt;Dewa&lt;/a&gt;, yaitu Dewa di atas (dilambangkan dengan warna Putih), Dewa di tengah (dilambangkan dengan warna Merah), dan Dewa di bawah (dilambangkan dengan warna Hitam). 3 warna yang mewakili Dewa-Dewa tersebut (Putih, Merah dan Hitam) mendominasi berbagai ornamen suku Simalungun dari pakaian sampai hiasan rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem pemerintahan di Simalungun dipimpin oleh seorang Raja, sebelum pemberitaan Injil masuk Tuan Rajalah yang sangat berpengaruh. Orang Simalungun menganggap bahwa anak Raja itulah Tuhan dan Raja itu sendiri adalah Allah yang kelihatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Marga-Marga" id="Marga-Marga"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Marga-Marga&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Harungguan_Bolon" id="Harungguan_Bolon"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Harungguan Bolon&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Terdapat empat marga asli suku Simalungun yang populer dengan akronim &lt;b&gt;SISADAPUR&lt;/b&gt;&lt;sup id="cite_ref-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-2" title=""&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinaga" title="Sinaga"&gt;&lt;b&gt;Si&lt;/b&gt;naga&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih" title="Saragih"&gt;&lt;b&gt;Sa&lt;/b&gt;ragih&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Damanik" title="Damanik"&gt;&lt;b&gt;Da&lt;/b&gt;manik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Purba" title="Purba"&gt;&lt;b&gt;Pur&lt;/b&gt;ba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Keempat marga ini merupakan hasil dari “&lt;i&gt;Harungguan Bolon&lt;/i&gt;” (permusyawaratan besar) antara 4 raja besar untuk tidak saling menyerang dan tidak saling bermusuhan (&lt;i&gt;marsiurupan bani hasunsahan na legan, rup mangimbang munssuh&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat raja itu adalah&lt;sup id="cite_ref-3" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-3" title=""&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;:&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dt&gt;1. &lt;b&gt;Raja Nagur&lt;/b&gt; bermarga Damanik&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt;&lt;b&gt;Damanik&lt;/b&gt; berarti Simada Manik (pemilik manik), dalam bahasa Simalungun, Manik berarti &lt;i&gt;Tonduy, Sumangat, Tunggung, Halanigan&lt;/i&gt; (bersemangat, berkharisma, agung/terhormat, paling cerdas).&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Raja ini berasal dari kaum bangsawan India Selatan dari Kerajaan Nagore. Pada abad ke-12, keturunan raja Nagur ini mendapat serangan dari Raja Rajendra Chola dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;, yang mengakibatkan terusirnya mereka dari Pamatang Nagur di daerah Pulau Pandan hingga terbagi menjadi 3 bagian sesuai dengan jumlah puteranya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Marah Silau&lt;/b&gt; (yang menurunkan Raja Manik Hasian, Raja Jumorlang, Raja Sipolha, Raja Siantar, Tuan Raja Sidamanik dan Tuan Raja Bandar)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Soro Tilu&lt;/b&gt; (yang menurunkan marga raja Nagur di sekitar gunung Simbolon: Damanik Nagur, Bayu, Hajangan, Rih, Malayu, Rappogos, Usang, Rih, Simaringga, Sarasan, Sola)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Timo Raya&lt;/b&gt; (yang menurunkan raja Bornou, Raja Ula dan keturunannya Damanik Tomok)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Selain itu datang marga keturunan &lt;i&gt;Silau Raja, Ambarita Raja, Gurning Raja, Malau Raja, Limbong, Manik Raja&lt;/i&gt; yang berasal dari Pulau Samosir dan mengaku Damanik di Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dt&gt;2. &lt;b&gt;Raja Banua Sobou&lt;/b&gt; bermarga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih" title="Saragih"&gt;Saragih&lt;/a&gt;&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih" title="Saragih"&gt;Saragih&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; dalam bahasa Simalungun berarti &lt;i&gt;Simada Ragih&lt;/i&gt;, yang mana &lt;i&gt;&lt;b&gt;Ragih&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; berarti atur, susun, tata, sehingga &lt;i&gt;simada ragih&lt;/i&gt; berarti Pemilik aturan atau pengatur, penyusun atau pemegang undang-undang.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Keturunannya adalah:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Saragih Garingging&lt;/b&gt; yang pernah merantau ke Ajinembah dan kembali ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raya%2C_Simalungun" title="Raya, Simalungun"&gt;Raya&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Saragih Sumbayak&lt;/b&gt; keturunan Tuan Raya Tongah, Pamajuhi, dan Bona ni Gonrang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Saragih Garingging kemudian pecah menjadi 2, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dasalak&lt;/b&gt;, menjadi raja di Padang Badagei&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dajawak&lt;/b&gt;, merantau ke Rakutbesi dan Tanah Karo dan menjadi marga Ginting Jawak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Walaupun jelas terlihat bahwa hanya ada 2 keturunan Raja Banua Sobou, pada zaman &lt;b&gt;Tuan Rondahaim&lt;/b&gt; terdapat beberapa marga yang mengaku dirinya sebagai bagian dari Saragih (berafiliasi), yaitu: Turnip, Sidauruk, Simarmata, Sitanggang, Munthe, Sijabat, Sidabalok, Sidabukke, Simanihuruk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada satu lagi marga yang mengaku sebagai bagian dari Saragih yaitu Pardalan Tapian, marga ini berasal dari daerah Samosir.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:RBolonSimalungun.jpg" class="image" title="Rumah Bolon Raja Purba di Pematang Purba, Simalungun."&gt;&lt;img alt="Rumah Bolon Raja Purba di Pematang Purba, Simalungun." src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/a/ad/RBolonSimalungun.jpg/300px-RBolonSimalungun.jpg" class="thumbimage" border="0" height="201" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:RBolonSimalungun.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Rumah Bolon Raja Purba di Pematang Purba, Simalungun.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;dl&gt;&lt;dt&gt;3. &lt;b&gt;Raja Banua Purba&lt;/b&gt; bermarga Purba&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt;&lt;b&gt;Purba&lt;/b&gt; menurut bahasa berasal dari bahasa Sansekerta yaitu &lt;i&gt;Purwa&lt;/i&gt; yang berarti timur, gelagat masa datang, pegatur, pemegang Undang-undang, tenungan pengetahuan, cendekiawan/sarjana.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Keturunannya adalah: Tambak, Sigumonrong, Tua, Sidasuha (Sidadolog, Sidagambir). Kemudian ada lagi Purba Siborom Tanjung, Pakpak, Girsang, Tondang, Sihala, Raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-18" title="Abad ke-18"&gt;abad ke-18&lt;/a&gt; ada beberapa marga Simamora dari Bakkara melalui Samosir untuk kemudian menetap di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Haranggaol_Horisan%2C_Simalungun" title="Haranggaol Horisan, Simalungun"&gt;Haranggaol&lt;/a&gt; dan mengaku dirinya Purba. Purba keturunan Simamora ini kemudian menjadi Purba Manorsa dan tinggal di Tangga Batu dan Purbasaribu.&lt;/p&gt; &lt;dl&gt;&lt;dt&gt;4. &lt;b&gt;Raja Saniang Naga&lt;/b&gt; bermarga Sinaga atau Tanduk Banua (terletak di perbatasan Simalungun dengan tanah Karo)&lt;/dt&gt;&lt;dd&gt;&lt;b&gt;Sinaga&lt;/b&gt; berarti &lt;i&gt;Simada Naga&lt;/i&gt;, dimana Naga dalam mitologi dewa dikenal sebagai penebab Gempa dan Tanah Longsor.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Keturunannya adalah marga Sinaga di Kerajaan Tanah Jawa, Batangiou di Asahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat kerajaan Majapahit melakukan ekspansi di Sumatera pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-14" title="Abad ke-14"&gt;abad ke-14&lt;/a&gt;, pasukan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jambi" title="Jambi"&gt;Jambi&lt;/a&gt; yang dipimpin Panglima Bungkuk melarikan diri ke kerajaan Batangiou dan mengaku bahwa dirinya adalah Sinaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut &lt;b&gt;Taralamsyah Saragih&lt;/b&gt;, nenek moyang mereka ini kemudian menjadi raja Tanoh Djawa dengan marga &lt;b&gt;Sinaga Dadihoyong&lt;/b&gt; setelah ia mengalahkan &lt;b&gt;Tuan Raya Si Tonggang marga Sinaga&lt;/b&gt; dari kerajaan Batangiou dalam suatu ritual adu sumpah (&lt;i&gt;Sibijaon&lt;/i&gt;).&lt;sup&gt;Tideman, 1922&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa Sumber mengatakan bahwa Sinaga keturunan raja Tanoh Djawa berasal dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;, salah satunya adalah menrurut &lt;b&gt;Tuan Gindo Sinaga&lt;/b&gt; keturunan dari &lt;b&gt;Tuan Djorlang Hatara&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa keluarga besar Partongah Raja Tanoh Djawa menghubungkannya dengan daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nagaland" title="Nagaland"&gt;Nagaland&lt;/a&gt; (Tanah Naga) di India Timur yang berbatasan dengan Myanmar yang memang memiliki banyak persamaan dengan adat kebiasaan, postur wajah dan anatomi tubuh serta bahasa dengan suku Simalungun dan Batak lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Marga-marga_perbauran" id="Marga-marga_perbauran"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Marga-marga perbauran&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Perbauran suku asli Simalungun dengan suku-suku di sekitarnya di Pulau Samosir, Silalahi, Karo, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Pakpak" title="Suku Pakpak"&gt;Pakpak&lt;/a&gt; menimbulkan marga-marga baru. Marga-marga tersebut yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Saragih" id="Saragih"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Saragih&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7c/Crystal_xmag.png/20px-Crystal_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih" title="Saragih"&gt;Saragih&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sidauruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidabalok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siadari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simarmata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simanihuruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidabutar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Munthe&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sijabat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Purba" id="Purba"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Purba&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7c/Crystal_xmag.png/20px-Crystal_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Purba" title="Purba"&gt;Purba&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Manorsa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simamora&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sigulang Batu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Parhorbo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sitorus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pantomhobon&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Damanik" id="Damanik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Damanik&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7c/Crystal_xmag.png/20px-Crystal_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Damanik" title="Damanik"&gt;Damanik&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Malau&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Limbong&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sagala&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gurning&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Manikraja&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Sinaga" id="Sinaga"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sinaga&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7c/Crystal_xmag.png/20px-Crystal_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinaga" title="Sinaga"&gt;Sinaga&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sipayung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sihaloho&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sinurat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sitopu&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Selain itu ada juga marga-marga lain yang bukan marga Asli Simalungun tetapi kadang merasakan dirinya sebagai bagian dari suku Simalungun, seperti Lingga, Manurung, Butar-butar dan Sirait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zaman raja-raja Simalungun, orang yang tidak jelas garis keturunannya dari raja-raja disebut “jolma tuhe-tuhe” atau “silawar” (pendatang). Fenomena sosial ini diakibatkan adanya hukum marga yang keras di Simalungun menyatukan dirinya dengan marga raja-raja agar mendapat hak hidup di Simalungun.&lt;br /&gt;Demikianlah sehingga makin bertambah banyak marga di Simalungun. Tetapi meski demikian sejak dahulu hanya ada empat marga pokok di Simalungun yakni Sisadapur : Sinaga, Saragih, Damanik dan Purba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah raja-raja dikuasai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt; sejak ditandatanganinya &lt;i&gt;Korte Verklaring&lt;/i&gt; (Perjanjian Pendek) tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1907" title="1907"&gt;1907&lt;/a&gt; dan dihapuskannya kerajaan/&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Feodalisme" title="Feodalisme"&gt;feodalisme&lt;/a&gt; dalam aksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Revolusi" title="Revolusi"&gt;Revolusi&lt;/a&gt; Sosial tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Maret" title="3 Maret"&gt;3 Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1946" title="1946"&gt;1946&lt;/a&gt; sampai April &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1947" title="1947"&gt;1947&lt;/a&gt;, peraturan tentang marga itu hapus di Simalungun. Masing-masing marga kembali lagi ke marga aslinya dan ke sukunya semula.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Penambahan_Marga" id="Penambahan_Marga"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Penambahan Marga&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1930" title="1930"&gt;1930&lt;/a&gt;, Pdt. J. Wismar Saragih pernah menuliskan surat permohonan pada kumpulan Raja-Raja Simalungun yang berkumpul di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pematang_Siantar" class="mw-redirect" title="Pematang Siantar"&gt;Pematang Siantar&lt;/a&gt; yang meminta agar Raja-Raja tersebut menetapkan marga-marga baru sebagai tambahan kepada marga resmi Simalungun dengan maksud agar semakin banyak marga Simalungun seperti pada suku lain. Walaupun ide tersebut diterima oleh Raja-Raja tersebut namun permohonan J. Wismar Saragih belum disetujui karena belum tepat waktunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena alasan tersebut di atas, sebagian orang berpandangan bahwa masih ada kemungkinan bertambahnya Marga-marga di Simalungun. Hal ini senada dengan apa yang pernah dituliskan mengenai asal-usul beberapa Marga. Semisal Marga Saragih Garingging, yang disebut beberapa sumber berasal dari keturunan Pinangsori, dari Ajinembah (sebuah daerah di Kabupaten Karo) dan bermigrasi ke Raya sehingga bertemu dengan Raja Nagur dan dijadikan marga Saragih Garingging.&lt;sup id="cite_ref-4" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-4" title=""&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Begitupun marga Purba Tambak, disebutkan berasal dari penduduk daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Pagaruyung" title="Kerajaan Pagaruyung"&gt;Pagaruyung&lt;/a&gt; yang bermigrasi ke daerah Natal, kemudian ke Singkel, hingga tiba di daerah Tambak, Simalungun. Keturunannya kemudian menikah dengan keturunan Raja Nagur dan mereka dijadikan sebagai bagian dari Purba, yaitu Purba Tambak.&lt;sup id="cite_ref-5" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-5" title=""&gt;[6]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Marga Damanik juga disebut sebagai pendatang yang menikah dengan keturunan Tuan Silampuyang yang bermarga Saragih dan kemudian diberi marga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Perkerabatan_Simalungun" id="Perkerabatan_Simalungun"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Perkerabatan Simalungun&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="boilerplate" id="catmore"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Crystal_xmag.png" class="image" title="!"&gt;&lt;img alt="!" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/7c/Crystal_xmag.png/20px-Crystal_xmag.png" border="0" height="20" width="20" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Artikel utama untuk bagian ini adalah: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partuturan" title="Partuturan"&gt;Partuturan&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;Orang Simalungun tidak terlalu mementingkan soal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Silsilah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Silsilah (belum dibuat)"&gt;silsilah&lt;/a&gt; karena penentu &lt;i&gt;partuturan&lt;/i&gt; (perkerabatan) di Simalungun adalah &lt;i&gt;hasusuran&lt;/i&gt; (tempat asal nenek moyang) dan &lt;i&gt;tibalni parhundul&lt;/i&gt; (kedudukan/peran) dalam &lt;i&gt;horja-horja adat&lt;/i&gt; (acara-acara adat). Hal ini bisa dilihat saat orang Simalungun bertemu, bukan langsung bertanya “&lt;i&gt;aha marga ni ham&lt;/i&gt;?” (apa marga anda) tetapi “&lt;i&gt;hunja do hasusuran ni ham&lt;/i&gt; (dari mana asal-usul anda)?"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini dipertegas oleh pepatah Simalungun “&lt;i&gt;Sin Raya, sini Purba, sin Dolog, sini Panei. Na ija pe lang na mubah, asal ma marholong ni atei&lt;/i&gt;” (dari Raya, Purba, Dolog, Panei. Yang manapun tak berarti, asal penuh kasih). Sebagian sumber menuliskan bahwa hal tersebut disebabkan karena seluruh marga raja-raja Simalungun itu diikat oleh persekutuan adat yang erat oleh karena konsep perkawinan antara raja dengan “puang bolon” (permaisuri) yang adalah puteri raja tetangganya. Seperti raja Tanoh Djawa dengan puang bolon dari Kerajaan Siantar (Damanik), raja Siantar yang puang bolonnya dari Partuanan Silappuyang, Raja Panei dari Putri Raja Siantar, Raja Silau dari Putri Raja Raya, Raja Purba dari Putri Raja Siantar dan Silimakuta dari Putri Raja Raya atau Tongging.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun Perkerabatan dalam masyarakat Simalungun disebut sebagai &lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partuturan" title="Partuturan"&gt;partuturan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Partuturan ini menetukan dekat atau jauhnya hubungan kekeluargaan (&lt;i&gt;pardihadihaon&lt;/i&gt;), dan dibagi kedalam beberapa kategori sebagai berikut:&lt;sup id="cite_ref-6" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-6" title=""&gt;[7]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tutur Manorus / Langsung&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Perkerabatan yang langsung terkait dengan diri sendiri.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tutur Holmouan / Kelompok&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Melalui tutur Holmouan ini bisa terlihat bagaimana berjalannya adat Simalungun&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tutur Natipak / Kehormatan&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Tutur Natipak digunakan sebagai pengganti nama dari orang yang diajak berbicara sebagai tanda hormat.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pakaian_Adat" id="Pakaian_Adat"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Pakaian Adat&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:AdatSimalungun.jpg" class="image" title="Kain Adat Simalungun disebut Hiou. Penutup kepala lelaki disebut Gotong, penutup kepala wanita disebut Bulang, sedangkan yang kain yang disandang ataupun kain samping disebut Suri-suri."&gt;&lt;img alt="Kain Adat Simalungun disebut Hiou. Penutup kepala lelaki disebut Gotong, penutup kepala wanita disebut Bulang, sedangkan yang kain yang disandang ataupun kain samping disebut Suri-suri." src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/85/AdatSimalungun.jpg/180px-AdatSimalungun.jpg" class="thumbimage" border="0" height="265" width="180" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:AdatSimalungun.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" height="11" width="15" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Kain Adat Simalungun disebut Hiou. Penutup kepala lelaki disebut Gotong, penutup kepala wanita disebut Bulang, sedangkan yang kain yang disandang ataupun kain samping disebut Suri-suri.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Sama seperti suku-suku lain di sekitarnya, pakaian adat suku Simalungun tidak terlepas dari penggunaan kain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ulos&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ulos (belum dibuat)"&gt;Ulos&lt;/a&gt; (disebut Uis di suku Karo). Kekhasan pada suku Simalungun adalah pada kain khas serupa Ulos yang disebut Hiou dengan berbagai ornamennya. Ulos pada mulanya identik dengan ajimat, dipercaya mengandung "kekuatan" yang bersifat religius magis dan dianggap keramat serta memiliki daya istimewa untuk memberikan perlindungan. Menurut beberapa penelitian penggunaan ulos oleh suku bangsa Batak, memperlihatkan kemiripan dengan bangsa Karen di perbatasan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Myanmar" title="Myanmar"&gt;Myanmar&lt;/a&gt;, Muangthai dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laos" title="Laos"&gt;Laos&lt;/a&gt;, khususnya pada ikat kepala, kain dan ulosnya.&lt;sup id="cite_ref-7" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_note-7" title=""&gt;[8]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara legenda ulos dianggap sebagai salah satu dari 3 sumber kehangatan bagi manusia (selain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Api" title="Api"&gt;Api&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;Matahari&lt;/a&gt;), namun dipandang sebagai sumber kehangatan yang paling nyaman karena bisa digunakan kapan saja (tidak seperti matahari, dan tidak dapat membakar (seperti api). Seperti suku lain di rumpun Batak, Simalungun memiliki kebiasaan "mambere hiou" (memberikan ulos) yang salah satunya melambangkan pemberian kehangatan dan kasih sayang kepada penerima Hiou. Hiou dapat dikenakan dalam berbagai bentuk, sebagai kain penutup kepala, penutup badan bagian bawah, penutup badan bagian atas, penutup punggung dan lain-lain. Hiou dalam berbagai bentuk dan corak/motif memiliki nama dan jenis yang berbeda-beda, misalnya Hiou penutup kepala wanita disebut suri-suri, Hiou penutup badan bagian bawah bagi wanita misalnya ragipanei, atau yang digunakan sebagai pakaian sehari-hari yang disebut jabit. Hiou dalam pakaian penganti Simalungun juga melambangkan kekerabatan Simalungun yang disebut &lt;i&gt;tolu sahundulan&lt;/i&gt;, yang terdiri dari tutup kepala (ikat kepala), tutup dada (pakaian) dan tutup bagian bawah (abit).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Muhar Omtatok, Budayawan Simalungun, awalnya Gotong (Penutup Kepala Pria Simalungun) berbentuk destar dari bahan kain gelap ( Berwarna putih untuk upacara kemalangan, disebut Gotong Porsa), namun kemudian Tuan Bandaralam Purba Tambak dari Dolog Silou juga menggemari trend penutup kepala ala melayu berbentuk tengkuluk dari bahan batik, dari kegemaran pemegang Pustaha Bandar Hanopan inilah, kemudian Orang Simalungun dewasa ini suka memakai Gotong berbentuk Tengkuluk Batik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Lihat_pula" id="Lihat_pula"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Lihat pula&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Simalungun" title="Kabupaten Simalungun"&gt;Kabupaten Simalungun&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih" title="Saragih"&gt;Saragih&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Damanik" title="Damanik"&gt;Damanik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Purba" title="Purba"&gt;Purba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinaga" title="Sinaga"&gt;Sinaga&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Catatan" id="Catatan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Catatan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ol class="references"&gt;&lt;li id="cite_note-0"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-0" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Herman Purba Tambak, SIB &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_September" title="3 September"&gt;3 September&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;2006&lt;/a&gt;, hlm. 9&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-1"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-1" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Pdt Juandaha Raya P Dasuha, STh, SIB, "Perekat Identitas Sosial Budaya Simalungun" &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/22_Oktober" title="22 Oktober"&gt;22 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;2006&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-2"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-2" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; The Simalungun Protestant Church in Indonesia, a brief history, Kolportase GKPS, Pematang Siantar, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1983" title="1983"&gt;1983&lt;/a&gt;, hlm. 6&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-3"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-3" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Pdt Juandaha Raya P Dasuha, STh, SIB(Perekat Identitas Sosial Budaya Simalungun) &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/22_Oktober" title="22 Oktober"&gt;22 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;2006&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-4"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-4" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Taralamsyah Garingging, Garingging&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-5"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-5" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; TBA Purba Tambak, Sejarah Simalungun&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-6"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-6" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Jaumbang Garingging, Palar Girsang, Adat Simalungun, Medan, 1975&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-7"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun#cite_ref-7" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Biranul Anas / Jonny Purba, Busana Tradisional Batak, &lt;a href="http://www.tamanmini.com/anjungan/sumut/budaya/busana_tradisional/busana_tradisional_batak" class="external text" title="http://www.tamanmini.com/anjungan/sumut/budaya/busana_tradisional/busana_tradisional_batak" rel="nofollow"&gt;Taman Mini Indonesia Indah&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-736035189256131951?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/736035189256131951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=736035189256131951&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/736035189256131951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/736035189256131951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/suku-simalungun.html' title='Suku Simalungun'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-8134018033174438506</id><published>2008-04-13T21:29:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:28:55.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>Marga Saragih</title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: center;" class="firstHeading"&gt;Saragih&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;!-- start content --&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Saragih&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marga" title="Marga"&gt;marga&lt;/a&gt; atau morga dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun" title="Suku Simalungun"&gt;suku Simalungun&lt;/a&gt; yang aslinya berasal dari daerah yang bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Simalungun" title="Simalungun"&gt;Simalungun&lt;/a&gt; di provinsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Utara" class="mw-redirect" title="Sumatera Utara"&gt;Sumatera Utara&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; dan termasuk kelompok marga-marga yang disebut Parna (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PomparAn_ni_Raja_Nai_Ambaton" title="PomparAn ni Raja Nai Ambaton"&gt;PomparAn ni Raja Nai Ambaton&lt;/a&gt;). Secara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Etimologi" title="Etimologi"&gt;Etimologis&lt;/a&gt;, Saragih berasal dari "simada ragih" dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_Simalungun&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bahasa Simalungun (belum dibuat)"&gt;bahasa Simalungun&lt;/a&gt;, yang mana "ragih" berarti atur, susun, tata, sehingga simada ragih berarti pemilik aturan atau pengatur, penyusun atau pemegang undang-undang.&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" id="toc" class="toc" summary="Daftar isi"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[  if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Asal-usul" id="Asal-usul"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Asal-usul&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beberapa versi sumber sejarah menyatakan bahwa leluhur marga saragih berasal dari Selatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;, yang melakukan perjalanan ke Sumatera Timur ke daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh" class="mw-redirect" title="Aceh"&gt;Aceh&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Langkat" title="Kabupaten Langkat"&gt;Langkat&lt;/a&gt;, daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bangun_Purba%2C_Deli_Serdang" title="Bangun Purba, Deli Serdang"&gt;Bangun Purba&lt;/a&gt;, hingga ke Bandar Kalifah sampai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Batubara" title="Kabupaten Batubara"&gt;Batubara&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Akibat desakan suku setempat, mereka kemudian bergerak ke daerah pinggiran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Toba" title="Danau Toba"&gt;Toba&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Samosir" title="Pulau Samosir"&gt;Samosir&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih#cite_note-0" title=""&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Marga Saragih pertama (Hasusuran-1) itu sendiri muncul saat salah seorang &lt;i&gt;Puanglima&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panglima" title="Panglima"&gt;Panglima&lt;/a&gt;) dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan" title="Kerajaan"&gt;kerajaan&lt;/a&gt; Nagur dijadikan menantu oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raja_Nagur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Raja Nagur (belum dibuat)"&gt;Raja Nagur&lt;/a&gt; dan selanjutnya mendirikan satu kerajaan baru di &lt;b&gt;Raya&lt;/b&gt; (di sekitar daerah yang kini disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raya%2C_Simalungun" title="Raya, Simalungun"&gt;Pematang Raya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Simalungun" title="Simalungun"&gt;Simalungun&lt;/a&gt;).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Submarga_Saragih" id="Submarga_Saragih"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Submarga Saragih&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saragih terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Garingging &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dasalak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dajawak&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumbayak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidahuruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Turnip&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simarmata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sitanggang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Munthe&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sijabat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidabalok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidabukke&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simanihuruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siadari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sidabutar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siallagan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sigalingging&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tamba&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rumahorbo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tinambunan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Dan lain-lain (silahkan ditambah)&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Tokoh_terkenal" id="Tokoh_terkenal"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tokoh terkenal&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 165px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:061028JWismarSaragih.png" class="image" title="Pendeta J. Wismar Saragih Sumbayak"&gt;&lt;img alt="Pendeta J. Wismar Saragih Sumbayak" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/8/80/061028JWismarSaragih.png" class="thumbimage" border="0" height="245" width="163" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt;Pendeta J. Wismar Saragih Sumbayak&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tokoh-tokoh terkenal yang termasuk dalam marga Saragih adalah:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Saragih" title="Bill Saragih"&gt;"Bill" Amirsjah Rondahaim Saragih Garingging&lt;/a&gt;, musisi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jazz" title="Jazz"&gt;jazz&lt;/a&gt; terkenal yang lama merantau ke luar negri&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bungaran_Saragih" title="Bungaran Saragih"&gt;Prof. Dr. Bungaran Saragih&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menteri_Pertanian_Republik_Indonesia" title="Menteri Pertanian Republik Indonesia"&gt;menteri Pertanian&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Indonesia_Bersatu" title="Kabinet Indonesia Bersatu"&gt;kabinet Indonesia Bersatu&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Gotong_Royong" title="Kabinet Gotong Royong"&gt;Kabinet Gotong Royong&lt;/a&gt; Pemerintahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Edy Aman Saragih, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bupati" title="Bupati"&gt;Bupati&lt;/a&gt; pertama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Nias_Selatan" title="Kabupaten Nias Selatan"&gt;Kabupaten Nias Selatan&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru Jason Saragih, Bapak / Pelopor Pendidikan Simalungun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Henry_Saragih" title="Henry Saragih"&gt;Henry Saragih&lt;/a&gt;, koordinator Internasional &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/La_Via_Campesina" class="mw-redirect" title="La Via Campesina"&gt;La Via Campesina&lt;/a&gt; dan Ketua Umum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serikat_Petani_Indonesia" title="Serikat Petani Indonesia"&gt;Serikat Petani Indonesia&lt;/a&gt; (SPI).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaulung_Wismar_Saragih_Sumbayak&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Jaulung Wismar Saragih Sumbayak (belum dibuat)"&gt;Pdt. Jaulung Wismar Saragih Sumbayak&lt;/a&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun" title="Suku Simalungun"&gt;Simalungun&lt;/a&gt; pertama yang menjadi seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendeta" title="Pendeta"&gt;pendeta&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyusun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamus" title="Kamus"&gt;Kamus&lt;/a&gt; Simalungun pertama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Salah seorang penterjemah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alkitab" title="Alkitab"&gt;Alkitab&lt;/a&gt; ke dalam bahasa Simalungun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tokoh budaya Simalungun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kimar Saragih, wakil ketua &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengadilan_Tinggi" title="Pengadilan Tinggi"&gt;Pengadilan Tinggi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DKI_Jakarta_Raya" class="mw-redirect" title="DKI Jakarta Raya"&gt;DKI Jakarta&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristupa_Saragih" title="Kristupa Saragih"&gt;Kristupa Saragih&lt;/a&gt;, fotografer terkenal Indonesia dan pengasuh dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fotografer_Net" class="mw-redirect" title="Fotografer Net"&gt;fotografer.net&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TS Mardjans Saragih, mantan Danrem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Barat" class="mw-redirect" title="Kalimantan Barat"&gt;Kalimantan Barat&lt;/a&gt; dan Kasdam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanjung_Pura" class="mw-redirect" title="Tanjung Pura"&gt;Tanjung Pura&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuan Rondahaim Saragih Garingging, raja Raya, pejuang yang ditunjuk menjadi &lt;i&gt;raja goraha&lt;/i&gt; (panglima perang) kerajaan-kerajaan di Simalungun dalam melawan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Marga_Simalungun_Lain" id="Marga_Simalungun_Lain"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Marga Simalungun Lain&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain Saragih, di suku Simalungun terdapat 3 marga lain yang dikategorikan sebagai marga asli Simalungun, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinaga" title="Sinaga"&gt;Sinaga&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Damanik" title="Damanik"&gt;Damanik&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Purba" title="Purba"&gt;Purba&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Catatan_kaki" id="Catatan_kaki"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Catatan kaki&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;" class="references"&gt;&lt;li id="cite_note-0"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saragih#cite_ref-0" title=""&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Pdt Juandaha Raya P. Dasuha, STh, SIB (Perekat Identitas Sosial Budaya Simalungun) 22/10/2006&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;   &lt;!--  NewPP limit report Preprocessor node count: 25/1000000 Post-expand include size: 0/2048000 bytes Template argument size: 0/2048000 bytes #ifexist count: 0/500 --&gt;  &lt;!-- Saved in parser cache with key idwiki:pcache:idhash:109369-0!1!0!!id!2 and timestamp 20080324034036 --&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-8134018033174438506?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/8134018033174438506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=8134018033174438506&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8134018033174438506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/8134018033174438506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/marga-saragih.html' title='Marga Saragih'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4166940811729040924.post-5120615236763460933</id><published>2008-04-13T21:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T01:21:14.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KewirausahaaN'/><title type='text'>Blog Pertama Kali , Bisnis Impian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini tulisan blog pertama gw, jadi agak sedikit bingung apakah gw mau nulis apa dan bgm memulainya, apakah dengan perkenalan layaknya manusia yang berkenalan menyebutkan nama... udah lama pengen nulis blog tapi males memulainya , jadi pas ada tugas kewirausahaan pak budi makanye gw bikin nih blog&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;         Nama lengkap gw Muhammad Irvansyah Saragih, Sumbayak tepatnya bisa dipakai dua-duanya tapi kebanyakan pakai Saragih... tetep aja Sumbayak ya Saragih, nah kalo loe pernah denger marga Simarmata, tu juga Saragih.....Gw lahir di Ujung pandang yang sekarang diganti namanya jadi Makasar...., rumah gw dulu dekat pelabuhan ... sekarang katanya uda jadi jalan tol ,samping rumah dulu kayak bar gitu..jadi tiap malem mobil-mobil pada nutupin rumah ..kerjaan bokap gw ngempesin ban pelanggan bar gara2 g bisa lewat....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;        Karena gw lahir di sana makanya gw suka coto makasar, pisang ijo(di kampus gw ad yg jual di kampus e)  dan barongko ( kue pisang yang di bungkus daun pisang).&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tentang makanan tradisional, gw sempet punya pemikiran andai aku punya uang bisnis riil apa yang akan kau jalankan…….. dan  karena gw suka coto ma pisang ijo maka gw berpikir Bagaimana kalau Bisnis makanan tradisional (dalam hal ini Makanan dan Kue-kue / jajanan ), coba kita lihat …. Banyak contoh seperti Nasi Uduk, Lontong Padang, Lontong Balap, Soto Betawi, Gado-gado, Nasi Jambal, Coto kuda, Cakalang Fufu, Arsik, Julak hanyut, Soto mie, Soto Banjar, Laksa bogor , Asinan Sayur dan buah , Bubur Menado, Woku,  dan lain lain mempunyai pasar masing masing / peminatnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Kalau anda pernah  ke kelapa gading , anda akan melihat banyak tempat makan dari daerah-daerah Indonesia walaupun kurang lengkap tidak semua ada tapi sebagian besar daerah ada. Melihat potensi tersebut, sudah dipastikan pasarnya memang ada sehingga tinggal menyusun perencanaan bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau menjual apakah Saya?&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;         Ide awalnya adalah, saya mau membuka tempat makan yang menjual semua makanan Nusantara , dari sabang sampai merauke. Dimana tempat makan ini selayaknya food court … dan dengan Nama "Terminal Makanan Nusantara". Brand  "Terminal Makanan Nusantara" target pasar nya masyarakat kelas menegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun timbul pertanyaan&lt;br /&gt;1.    Difrensiasi nya apa dari para pesaingnnya ?&lt;br /&gt;2.    Mampukah bersaing dengan usaha yang sejenis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Difrensiasinya adalah suasana yang nyaman dan tempatnya yang strategis di pusat bisnis dan rekreasi. Dilihat dari Jakarta sebagai wilayah yang hetrogen penduduknya dari sabang sampai marauke ada dan warga ekspatriat, dan pasti adanya rasa kerinduan akan kampung halaman . Dengan makanan biasanya bisa mengobati kerinduan tersebut, dan banyaknya orang yang masih merayakan / mengadakan acara adat dari kelahiran, pernikahan sampai kematian di daerah tempatnya berada selain di kampung halaman ini lah yang membuat gw melihat peluang tersebut untuk dijadaikan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampukah bersaing dengan usaha yang sejenis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Kalo saya optimis bisa bersaing ,karena rumah makan sekarang ini hanya fokus pada 1 produk (makanan daerah tertentu) dan kita (Saya) ingin memberikan produk yang bervariasi (seluruh daerah nusantara) walaupun para pesaingnya juga tidak terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Untuk melengkapi usaha tersebut, Gw pingin mengembangkan usaha jajanan tradisional / toko kue-kue dari seluruh nusantara untuk memenuhi pasar "acara-acara adat dll" yang akan ada di kota-kota besar sehingga masayarakat daerah tau apa saja makanan , jajanan daerah yang lain dan untuk menumbuhkembangkan minat masyarakat untuk mengunjungi daerah-daerah di seluruh Indonesia yang pada akhirnya akan berguna juga bagi sektor ekonomi daerah-daerah dan taraf hidup masyarakatnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekian----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sekali Lagi Ni cuma Ide-ide aja, kalo lihat ide-ide bisnis diatas nyangkut-nyangkutnya ada pertanyaan "Pasti Budget Mesti Gede!!!" ngak pa pa toh namanya juga bisnis impian )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4166940811729040924-5120615236763460933?l=irvansaragih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://irvansaragih.blogspot.com/feeds/5120615236763460933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4166940811729040924&amp;postID=5120615236763460933&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/5120615236763460933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4166940811729040924/posts/default/5120615236763460933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://irvansaragih.blogspot.com/2008/04/blog-pertama-kali-bisnis-impian.html' title='Blog Pertama Kali , Bisnis Impian'/><author><name>Muhammad Irvansyah Saragih</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16727155353815298887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
